GP Ansor Cabang Bawean Resmi Berdiri

0
16 views
Konfercab PCNU Bawean XXV sekaligus peresmian PC GP Ansor Bawean di PP Mambaul Falah. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com –┬áKonferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bawean XXV yang dilaksanakan pada 5-6 September 2017 di Pondok Pesantren Mamba’ul Falah Tambilung Bawean, Gresik, terbilang istimewa sepanjang sejarah NU Bawean.

Selain karena dihadiri Pengurus PBNU Gus Aisuddin dan Pengurus PWNU KH. Hamid Syarif, Konfercab PCNU Bawean kali ini disertai dengan peresmian GP Ansor Cabang Bawean. Tanpak hadir pula Ketua PP GP Ansor Syarifuddin, Sekjen PP GP Ansor Adung Abdurrochman, serta Gus Rifqi.

Menurut Ending, sapaan akrab Syarifuddin, pendirian GP Ansor Bawean sangat mendesak dan urgen, sebab tantangan yang dihadapi generasi muda di Pulau Bawean, Gresik, sudah demikian komplek.

(Foto: BG/As)

Saat ini, terang Ending, anak muda Bawean diserang dari berbagai penjuru mata angin, mulai dari liberalisme, narkoba, seks bebas dan pornografi. Tak hanya itu, akidah mereka juga diserang dengan radikalisme. Serangan itu lewat dunia nyata dan maya.

“Godaan-godaan terhadap generasi muda itu harus segera direspon oleh GP Ansor. Karena jika tidak, generasi muda itu akan diadopsi oleh kelompok-kelompok lain yang menjerumuskan anak muda ke “sorga sesaat” dan “sorga sesat”,” kata Ending.

Sementara itu, Sekjen PP GP Ansor Adung Abdurrochman dalam sambutannya pada peresmian PC GP Ansor Bawean memandang, bahwa potensi NU di Pulau Bawean sangat besar, baik itu dari sisi historis maupun dari silsilah keulama’an.

(Foto: BG/As)

Karena itu, PP GP Ansor diaku setuju dibentuk PC GP Ansor di Pulau Bawean. “Hanya saja, kendalanya pembentukan cabang baru di kepulauan seperti Bawean dan di tempat lain adalah peraturan organisasi GP Ansor yang berat dengan harus mengumpulkan 5.000 KTP,” ujarnya.

Karena itu, PP GP Ansor dalam waktu dekat akan membuat Konbes khusus membahas syarat pembentukan cabang kepulauan seperti Bawean. (as)