Disnaker Gresik Buka Posko Pengaduan THR

0
157 views
Ilustrasi pencairan dana THR. (Foto: Dok. BG)

BeritaGresik.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik membuka posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR). Posko tersebut melayani pengaduan bagi buruh yang menerima THR hingga tujuh hari sebelum Lebaran.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Disnaker Kabupaten Gresik, Mulyanto melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Gresik, Suyono Selasa (6/6/2017). Pengaduan THR juga dapat dilakukan lewat hotline khusus THR Pemkab Gresik di (031) 3950251 atau 08123092955.

Menurut Mulyanto, pihaknya membuka posko pengaduan serta hotline khusus sebagai tindak lanjut surat edaran Bupati Gresik Nomor 560/977/437.58/2017 tertanggal 31 Mei 2017 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2017.

“Posko THR ini akan dibuka mulai Senin depan tanggal 12 Juni 2017. Silahkan datang ke Posko pengaduan THR untuk para buruh atau pekerja yang tidak mendapatkan THR atau mendapatkan THR yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, dan sekiranya memberatkan buruh untuk mengadu. Atau setidaknya bisa melalui telephone hotline khusus,” tandas Mulyanto didampingi Kabag Humas.

Kendati begitu, ia menekankan sebaiknya perselisihan tentang THR ini bisa diselesaikan secara bipartite. Namun apabila tidak ada kesepakatan maka sebaiknya segera melapor ke posko.

“Aturannya jelas, sesuai Edaran Bupati Gresik, THR diberikan kepada pekerja dengan masa kerja minimal satu bulan. Perhitungan THR yaitu masa kerja dibagi dua belas dikalikan besaran upah bulanan. Besaran THR juga mengacu pada Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama,” jelasnya.

Sampai sejauh ini Mulyanto mengatakan belum ada pengaduan yang masuk terkait masalah THR. Namun, Disnaker Gresik tetap memberikan perlindungan kepada masyarakat, khusunya bagi para buruh.

“Untuk tahun lalu ada empat perusahaan, tapi itu bukan tidak membayar THR tapi hanya menunda THR beberapa hari, dan akhirnya juga diselesaikan pembayaran THR sesuai peraturan,” ujarnya.

Sementara iru, Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik Suyono mengatakan, surat Edaran Bupati ini dikeluarkan setiap tahun saat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Hal ini penting karena Gresik sebagai kota industri. Di Gresik ada 1383 perusahaan yang mempekerjakan buruh sebanyak 185 ribu orang. Tentu saja perlu perhatian khusus dari Bapak Bupati,” terang Suyono. (as)