Minim Koordinasi, CSR di Gresik Kerap Tumpang Tindih

0
59 views
Kawasan industri Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Gresik. (Foto: JIIPE)

BeritaGresik.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengingatkan terhadap perusahaan di wilayahnya, yang melaksanakan program coorporate social responsibility (CSR) agar berkoordinasi dengan Pemkab Gresik sejak perencanaan hingga pelaksanaan program.

Pasalnya, selama ini diketahui ada banyak program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR yang tumpang tindih atau programnya sama dengan program yang dijalankan oleh Pemkab Gresik.

“Semua perusahaan yang memberikan CSR agar memberitahukan pada pihak Pemkab Gresik dalam hal ini Bappeda Gresik, agar tidak ada duplikasi program dan anggaran antara CSR dengan Program Pemkab Gresik,” kata Sambari, Rabu (5/4/2017).

Hal itu disampaikan Bupati Gresik dalam acara silaturahmi bersama SKK Migas yang diwakili oleh Kepala Urusan Humas SKK Migas Jabanusa, Fatah Yasin serta dari PC Ketapang II LTD diwakili oleh Senior Manager CAA, Andiono Setiawan.

Bupati dua periode itu berharap kepada para perusahaan yang akan memberikan CSR agar melibatkan Pemkab Gresik sejak dari perencanaan sampai pelaksanaan. Jangan sampai Pemkab Gresik hanya diundang ketika pelaksanaan program.

“Apalagi pelaksanaannya saja kami bahkan tidak diberitahu. Untuk selanjutnya, kami minta pihak perusahaan berkoordinasi dengan tim Bappeda Gresik. Bila CSR diberikan langsung dan tidak diketahui Pemerintah Kabupaten Gresik, maka saya menganggap tidak ada,” ujarnya.

Itu disampaikan Bupati Sambari sebagai tanggapan atas program Tanggung Jawab Sosial (TJS) yang disampaikan oleh Andiono Setiawan dari pihak PC Ketapang II LTD, yang merinci beberapa program CSR perusahaannya di sektor pendidikan, kesehatan dan kewirausahaan.

Asisten II Achmad Nuruddin menyatakan beberapa program CSR tersebut sama dengan program yang dilaksanakan oleh beberapa dinas. Misalnya pembuatan Sumur, sama dengan program yang dilaksanakan Dinas PU, Hydroponik sama dengan program Dinas Pertanian.

Menanggapi hal itu, Andiono Setiawan berjanji akan melakukan koordnasi seperti yang diharapkan Bupati Gresik. “Bahkan sejak Oktober 2016 lalu kami sudah berkoordinasi dengan Bappeda Gresik,” kata Senior Manager CAA PC Ketapang II LTD. (as)