Serikat Pekerja PT Smelting Gresik Mogok Kerja

0
3,028 views
Ilustrasi mogok kerja

BeritaGresik.com – Serikat pekerja Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT Smelting Gresik melakukan mogok kerja. Mereka menuding pihak manajemen perusahaan telah melanggar isi Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Keputusan mogok kerja ini disampaikan melalui surat yang ditujukan kepada Manajemen PT Smelting dengan tembusan ke Disnaker Pemkab Gresik, Bupati Gresik, Polsek Manyar, Koramil Manyar, Polres Gresik, DPRD Gresik, serta DPW FSPMI Jatim.

Ketua Serikat Pekerja FSPMI PT Smelting Gresik Zaenal Arifin mengatakan, mogok kerja dipilih sebagai langkah terakhir akibat gagalnya perundingan pembahasan PKB VIII yang seharusnya berlaku tahun 2017 ini.

“Ini bukan kali pertama serikat pekerja FSPMI PT Smelting Gresik melakukan mogok kerja. Mengawali tahun 2017 sejak 8 Januari 2017, serikat pekerja telah menyampaikan surat mogok kerja yang ditujukan ke Manajemen PT Smelting,” kata Zainal.

Menurut Zainal, perundingan kedua belah pihak sudah dilakukan sejak 28 November 2016 dan berakhir 6 Januari 2017. Namun, hingga batas tanggal perundingan berakhir belum ada kesepakatan, karena draft yang diajukan manajemen dirasa merugikan.

Karena itu, pihak serikat pekerja FSPMI PT Smelting memutuskan mogok kerja satu bulan sesuai surat yang ditulis ke pihak terkait sejak 19 Januari 2017. “Langkah mogok kerja ini harus kami ambil karena Manajemen sudah keempat kalinya melakukan pelanggaran isi PKB,” jelasnya.

Serikat pekerja juga menuding manajemen berupaya melakukan tindakan bersih-bersih dengan melakukan PHK kepada kepada aeluruh anggota serikat yang ikut melakukan mogok kerja. Jumlah mereka yang terkena PHK mencapai 309 orang.

”Bahkan ada beberapa anggota kami yang sedang cuti umroh atau yang sedang dirawat di rumah sakit juga mendapatkan surat PHK. Ini kan sudah keterlaluan,” ucap Zaenal. (as)