AMP Extension page

Remaja Masjid Agung Gresik Gelar Pesantren Ramadhan

Peserta Pesantren Ramadhan yang diadakan remaja Masjid Agung Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Remaja Masjid Agung Gresik menyelenggarakan Pesantren Ramadhan. Kegiatan bertajuk “Kembalikan Remaja ke Serambi Masjid” itu diadakan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadahan di wilayah Gresik.

Ketua panitia Pesantren Ramadhan Khoiruddin mengatakan, acara tersebut diselenggarakan di area Masjid Agung Gresik. Peserta terbagi dalam ruangan Islamic Centre, aula dan luar ruangan,  yakni dengab berkeliling kampung.

“Acara rutinitas Ramadhan remaja Masjid Agung itu dari masjid sendiri dengan nama Ramdhan Mabruk, yang dinaungi langsung oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik,” kata Khoiruddin di Gresik, Senin (4/6/2018).

Lebih lanjut, Khoiruddin menjelaskan, kegiatan Pesantren Ramadhan ini sekaligus ajang perekrutan dan pemberdayaan pemuda Gresik sebagai remaja masjid. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, yakni 1-4 Juni 2018.

Disamping itu, anggota remaja Masjid Agung juga mengajak kepada pemuda di Gresik mensinergikan kalangan pemuda agar senang ke masjid. Perekrutan remas dilakukan pada remaja usia 18 tahun atau siswa sekolah menengah ke atas.

“Remaja Masjid Agung sendiri bermula dari pembina remas Ustad Zainal Abidin, yang hari ini dideklarasikan berkat renungan dan jawaban dari ulama melihat dan merasakan keresahan terhadap remaja Gresik,” terangnya.

Peserta pengkaderan remaja masjid ini diikuti sebanyak 75 remaja dari berbagai sekolah di daerah Gresik kota, Cerme, Duduk Sampeyan, Bungah, Kebomas Dan Manyar. “Kami sangat bangga dan berharap manfaat pada remaja Gresik dan remaja lain di Gresik,” tuturnya.

Melalui kegiatan mengaji kitab kuning, ceramah, dakwah dan sosial, peserta langsung praktek lapangan, salah satunya dengan membagian takjil, alat tulis kantor, serta pembagian santunan bagi duafa yang didukung Baznaz.

“Adapun kegiatan extra materi tentang media atau jurnalis. Pengetahuan itu diharapkan bisa menjadi bekal untuk remaja dalam menghadapi tantangan dan jawaban zaman, khususnya di masjid sendiri,” pungkas Khoiruddin. (as)

No Response