Polsek Ujungpangkah Ringkus Polisi Gadungan yang Peras Warga

Polsek Ujungpangkah Polres Gresik meringkus polisi gadungan yang sempat memeras warga setempat. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Jajaran Reskrim Polsek Ujungpangkah Polres Gresik berhasil mengungkap dua orang pelaku kasus pemerasan disertai ancaman kekerasan menggunakan senjata api rakitan.

Kejadian bermula saat korban Nur Indah (16) dan M Firdian (16) berboncengan mengendarai sepeda Supra X dari arah selatan di daerah kebun mangga di Desa Banyu Urip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Jumat, (1/2/2019) sekira pukul 22.30 WIB.

Ketika berhenti di sebelah utara PT Indosat, korban didatangi kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU W 4935 AY, yakni M. Al Maghrobi dan M. Fahni (31). Pelaku mengaku sebagai anggota kepolisian dari Surabaya yang ditugaskan di wilayah Ujungpangkah.

Kemudian, kedua pelaku mengajak kedua korban ke pos 2 (kebun mangga) yang terletak di sebelah selatan PT. Indosat Desa Banyuurip. Setibanya di kebun mangga, pelaku Mohammad Fahni Fahrozi mengeluarkan senjata api jenis pistol revolver rakitan dan menembakkannya sekali ke udara saat di depan kedua korban, sehingga kedua korban ketakutan.

Setelah itu, kedua polisi gadungan itu meminta uang sebesar Rp 1 juta kepada kedua korban. Jika permintaannya itu tidak dipenuhi, pelaku mengancam korban akan membawanya ke kantor polsek dan diserahkan kepada orangtuanya.

Sesaat kemudian, pelaku M. Fahni mengajak korban Nur Indah ke kebun mangga yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi. Di tempat itu M. Fahni mengancam korban dengan menunjukkan senjata api dan meminta korban menyediakan uang sebesar Rp 5 juta.

Apabila tidak bisa menyediakan uang tersebut, korban dipaksa melayani pelaku M. Fahni. Sekitar 10 menit kemudian, korban Nur Indah dan pelaku M. Fahni kembali ke lokasi awal, sementara itu korban M. Firsian hanya memiliki uang Rp 25.000 dan menawarkan uang tersebut ke pelaku, akan tetapi kedua pelaku tidak mau dan menyuruh korban M. Firdian untuk mencari pinjaman uang dan pergi mengendarai sepeda motornya.

Karena M. Firdian lama tak kembali, akhirnya M. Al Maghrobi mengantarkan korban Nur Indah ke kawasan dekat rumahnya di Ujungpangkah, namun di depan PT. Indosat berpapasan dengan korban M. Firdian bersama temannya. Kemudian, M. Firdian menyerahkan uang Rp 2.000 kepada pelaku M. AL Magrobi.

Saat pelaku hendak pergi, sepeda motor pelaku kepeleset dan jatuh, selanjutnya pelaku dipukuli korban dan teman-temannya. Setelah itu, korban menghubungi pihak Polsek Ujungpangkah.

Pelaku dan barang bukti berupa senjati api rakitan diamankan oleh petugas, sementara pelaku M. Fahni menyerahkan diri ke Polsek Ujungpangkah ke esokan harinya.

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa sepucuk senjata api rakitan, dua butir proyektil hampa aktif, satu butir proyektil sudah di tembakan, sepeda motor Suzuki Satria FU nopol W 4935 AY, Uang Tunai sebesar Rp 200 ribu, dua handphone seluler, pakaian korban Nur indah Lestari dan celana dalam terdapat bercak darah. (as)

No Response