Warga Gresik Dilarang Bermain di Genangan Banjir

0
406 views
Anak kecil bermain di lokasi genangan banjir luapan Kali Lamong di Gresik. (Foto: BG/Kurniawan)

BeritaGresik.com – Banjir akibat luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik menelan korban jiwa. Dua orang pemuda di Cerme, Sabtu (4/2/2017), meninggal terseret arus banjir saat berusaha menolong dua anak kecil yang tenggelam di genangan banjir.

Karena itu, Bupati Gresik Sambari Halim mengimbau kepada warganya, utamanya bagi orang tua yang memiliki anak kecil, untuk mengawasi dan menjaga agar anak-anaknya tidak bermain-main di lokasi yang tergenang banjir, karena arusnya deras.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki anak kecil agar menjaga anak-anaknya. Karena kemarin dua pemuda tenggelam di desa Pandu karena terseret arus,” kata Sambari saat meninjau korban banjir di Morowudi, Cerme, Gresik, Minggu (5/2/2017).

Terkait peristiwa itu, Bupati memberikan santunan kematian kepada keluarga korban tenggelam di desa Pandu, Cerme. Kedua korban meninggal itu adalah, Yakobus (20), seorang mahasiswa dan Hadi Satriyo, seorang karyawan.

Sambari juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang terkena banjir, karena perbaikan belum tuntas 100%. “Namun pemerintah selalu berusaha maksimal melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi masalah banjir ini,” ujarnya.

Wakil Bupati Qosim menambahkan, bahwa pihaknya selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Dia berpesan kepada warga untuk tetap sabar. Pemerintah dikatakan telah menyediakan posko kesehatan di sejumlah titik, jika ada warga yang sakit.

Di kesempatan itu, Sambari didampingi wakilnya Qosim beserta unsur Muspida memberikan bantuan 400 paket sembako kepada warga di sejumlah desa yang terdampak banjir luapan Kali Lamong. (as)