Wagub Jatim Marah Jalan Rusak di Gresik Imbas Pemasangan Pipa Gas PGN

1
8,660 views
Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) didampingi Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat melihat kondisi jalan rusak di Manyar, Gresik, Kamis (5/1/2017). (Foto: BG/Amn)

BeritaGresik.com – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Saifullah Yusuf tadi pagi, Kamis (5/1/2017), melihat langsung kondisi jalan nasional yang rusak parah di daerah Betoyo, Kecamatan Manyar, Kabipaten Gresik.

Dalam kunjungan singkatnya itu, Wakil Gubernur Jawa Timur didampingi oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radinato, serta perwakilan dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Achmad Subki.

Saat tiba dilokasi, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu langsung berbicara dengan Bupati Sambari tentang banyaknya keluhan warga Gresik dan pengguna jalan nasionalĀ  dariĀ  Manyar hingga Panceng, perbatasan antara Gresik dan Paciran Lamongan.

“Setiap saat selalu ada warga yang mengeluh, mengapa jalan nasional di Manyar ini tak kunjung diperbaiki,” kata Bupati Gresik menirukan keluhan warga.

Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) didampingi Bupati Gresisk Sambari Halim Radianto saat melihat kondisi jalan rusak di Manyar, Gresik, Kamis (5/1/2017). (Foto: BG/Amn)

Mendengar keluhan tersebut, Gus Ipul juga mengakui kalau dirinya juga kerap disalahkan oleh warga lantaran jalan nasional di jalur Pantura Gresik rusak parah dan tak ada perbaikan.

“Mau apalagi, ya keluhan warga tetap diterima,” ujar Sambari. Sambari juga melaporkan bahwa penyebab kerusakan parah ini dipicu pemasangan pipa gas, karena setelah pipa di tanam, tidak dilakukan pemadatan yang baik. Akibatnya jalan ambles dan retak-retak.

Setali tiga uang, Wakil Gubernur Jawa Timur juga menyangkan proyek pemasangan pipa gas yang tidak baik, sehingga menimbulkan masalah baru.

Saat melihat kondisi jalan yang retak dan ambles, Gus Ipul tak bisa menyembunyikan lekesalannya. Dia meminta Bupati Gresik agar meninjau ulang izin pemasangan pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN).

Achmad Subki, dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional menilai, jika kerusakan jalan nasional di Pantura Gresik, mulai Manyar hingga Sembayat belum bisa di lakukan perbaikan secepatnya karena masih dalam proses lelang.

Selain itu juga dikatakan bahwa sejak beberapa tahun terakhir ini, pemerintah pusat selaku penanggung jawab jalan nasonal tidak menganggarkan untuk perbaikaan peningkatan jalan. Tapi hanya menganggarkan untuk perawatan rutin.

Dia mengungkapkan, pada tahun 2016 ada anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk perawatan rutin jalan nasional di wilayah Pantura Gresik.

“Dan saat ini untuk perbaikan jalan yang rusak memang sudah dalam tahap pelelangan. Perbaikan ini tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat, paling cepat pada pertengahan tahun nanti,” kata Achmad Subki kepada wartawan.

Sebelum meninggalkan lokasi, Gus Ipul memanggil Bupati Gresik dan petugas BBPJN. Dia meminta hari ini dilakukan rapat di gubernuran supaya ada solusi cepat terkait masalah perbaikan jalan nasional di Manyar. (amn)

  • Hari Suyanto

    Kasihan PGN cuma yang disalahkan…pemerintah tidak melihat pemicu lain seperti transportasi kelas berat setiap detik melewati area pantura