Ini Menurut Gus Ipul Penyebab Jalan di Gresik Rusak Parah

0
1,601 views
Wagub Jatim Gus Ipul didampingi Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat diwawancara wartawan di Jalan Raya Betoyo, Manyar, Gresik. (Foto: BG/Amn)

BeritaGresik.com – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke jalan yang rusak parah di Desa Betoyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Kamis (5/1/2017) pagi.

Usai meninjau jalan rusak yang oleh warga setempat dijuluki “Wisata Jeglongan Sewu” itu, Gus ipul membeberkan sejumlah faktor penyebab rusaknya jalan yang saat ini dipenuhi oleh lubang dan kubangan air itu.

Pertama, konstruksi jalan yang tidak bagus dengan kondisi tanah yang labil sehingga jalan rentan amblas. Di sisi lain, tidak ada saluran air (drainase) di sisi jalan sehingga aspal tergenang air dan cepat mengelupas.

Kedua, kondisi jalan dikatakan mengalami over kapasitas karena banyak dilintasi kendaraan bertonase besar. Apalagi jalan itu menjadi ruas utama yang menghubungkan Pelabuhan Lamongan Integrated Shorebase dan Pelabuhan Gresik dengan kawasan industri.

“Jalan ini kan merupakan ruas utama yang menghubungkan Pelabuhan Lamongan Integrated Shorebase dan Pelabuhan Gresik. Banyak kendaraan bertonase besar yang melintasinya,” ungkap Gus Ipul kepada wartawan.

Penyebab lain rusaknya jalan Pantura Gresik, menurut Gus Ipul, yakni adanya proyek pemasangan pipa gas milik PT Perusahaan Gas Nasional (PGN). Bekas galian tanah tidak ditutup dengan baik sehingga menimbulkan banyak kubangan.

“Jalan rusak ini menunjukkan pemeliharaan jalan anggarannya tidak sesuai. Jalan bolong-bolong bisa saja karena konstruksi yang tidak bagus, bukan hanya karena muatan tonase berlebih,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengungkapkan, kondisi jalan rusak telah menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan ekonomi. Dalam sehari kerugian akibat jalan rusak ditaksir mencapai Rp 7 miliar.

“Ini wewenang Balai Besar, saya harapkan perhatian serius. Kalau hanya dianggarkan pemeliharaan jalan Rp 4 miliar jelas nggak cukup. Mohon maaf saya patok jalannya, ini demi kepentingan orang banyak,” ucapnya. (amn)