AMP Extension page

Mangkir Apel, Bupati Gresik ‘Setrap’ 192 ASN

Bupati Sambari menghukum para ASN Pemkab Gresik yang tidak ikut apel pada Senin lalu. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Sebanyak 192 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Gresik dijemur di lapangan, Rabu (4/4/2018). Mereka adalah ASN yang mangkir apel pagi pada Senin kemarin.

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto memimpin langsung apel khusus ini didampingi Sekda Gresik, serta jajaran pejabat Pemkab Gresik yang lain.

Tak hanya para staf yang terlambat yang ikut pada apel khusus tersebut, para Kepala OPD juga diwajibkan mendampingi stafnya saat menerima hukuman disiplin.

Sambari menyampaikan permintaan maaf kepada para kepala OPD yang juga wajib mendampingi stafnya, sehingga mereka ikut merasakan teriknya panas matahari. Ini sebagai konsekwensi atasan yang ikut bertanggungjawab atas anak buahnya.

“Ini bagian dari upaya mendisiplinkan ASN guna peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Kalau setiap hari banyak ASN yang mangkir dan terlambat, maka pelayanan kepada masyarakat akan terganggu,” kata Sambari.

Setelah kejadian ini, Sambari berharap tidak ada lagi ASN Pemkab Gresik yang terlambat atau tidak masuk tanpa menyertakan keterangan yang jelas.

Meski telah dihitung, namun Sekda Gresik Djoko Sulistiohadi yang ikut mendampingi Bupati meminta kepada BKD untuk menghitung kembali, dan mencocokkan jumlah ASN yang mangkir kemarin dengan jumlah yang tidak hadir hari ini.

Setelah dihitung, rupanya ada satu orang Tenaga Harian lepas (THL) dari Bagian Kesra Sekretariat Pemda Gresik yang tidak hadir. “Tolong Kabag Kesra untuk melaporkan keberadaan THL tersebut,” pinta Sekda.

Menurut Djoko, Upaya mendisiplinkan ASN ini akan diberlakukan untuk seluruh ASN diwilayah Kabupaten Gresik.

“Selain mendisiplinkan ASN di lingkungan Kantor Sekretariat Pemda dan sekitarnya, Bupati bersama tim displin Pemkab Gresik akan selalu mengadakan sidak ke kantor yang ada di luar komplek sekretariat,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono.

Dia menambahkan, sidak tim displin ini sekaligus memberikan sanksi baik berupa teguran secara lisan maupun tertulis kepada para ASN yang mangkir atau bolos. (sdm/as)

No Response