DPR Soroti Kasus PHK 309 Karyawan PT Smelting

0
236 views
Dialog bersama pengurus dan organisasi sayap DPD II Golkar Gresik di Jalan Panglima Sudirman, Gresik. (Foto: BG/Kurniawan)

BeritaGresik.com – Kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 309 karyawan PT Smelting yang melakukan mogok kerja menyita perhatian banyak pihak. Kasus ini bahkan mendapat sorotan dari anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani S.

Anggota DPR dari daerah pemilihan Gresik-Lamongan ini berjanji menyikapi serius persoalan tersebut. Mogok kerja ratusan karyawan Smelting ini dinilai tidak hanya berimbas pada produksi Smelting, tapi juga berdampak pada produksi PT Freeport.

“Kami akui mogoknya 309 karyawan Smelting itu dampaknya besar, termasuk Freeport. Perusahaan tambang emas asal Amerika Serikat tersebut tidak bisa kirim konsentrat ke Smelting,” kata Eni saat menggelar dialog bersama pengurus dan organisasi sayap DPD II Golkar Gresik di Jalan Panglima Sudirman, Jumat (3/3/2017).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengumpulkan data terkait kasus PHK 309 karyawan Smelting. “Kami akan cari tahu. Saya selaku Anggota DPR RI asal Dapil X (Gresik-Lamongan) akan mengagendakan sidak ke Smelting,” ujarnya.

Menurut Eni, dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenaga Kerjaan diatur bahwa perusahaan tidak boleh sewenang-wenang melakukan PHK terhadap buruh atau karyawan yang sedang melakukan mogok kerja.

“Ada tahapan-tahapan yang harus dilalui. Mulai teguran 1, 2 dan 3 maupun perundingan yang melibatkan pihak terkait seperti Disnaker, DPRD dan lainnya. Jadi, tidak boleh perusahaan seenaknya PHK karyawannya. Jangan karena mogok, perusahaan tidak produksi lalu PHK,” pungkasnya. (wan)