10 Wanita PSK Terjaring Razia Satpol PP Gresik

0
224 views
Sebanyak 10 wanita diduga PSK terjaring razia yang digelar Satpol PP Gresik. (Foto: BG/Kurniawan)

BeritaGresik.com – Seolah tidak pernah merasa jerah, sebanyak 10 orang wanita penjajah sek komersial (PSK) kembali diamankan oleh petugas dalam razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik, Jumat (3/3/2017).

Dalam razia saat itu, petugas Satpol PP juga mengamankan  77 botol minuman keras jenis arak tradisional yang biasanya diedarkan di Kecamatan Balongpanggang, Gresik. Petugas juga mengamankan satu set alat karaoke besrta sound sistem.

Razia ini dilakukan diwaktu yang berbeda. Puluhan botol miras diamankan petugas dari warung di Balongpanggang dan Benjeng. Sedangkan PSK terjaring razia pada siang hari, di Samaleak, Desa Banyu Urip, Kecamatan Kedamean, Gresik.

Penertiban itu mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) No. 7 Tahun 2002 jo No. 22 Tahun 2004 tentang Pelarangan Pelacuran Perbuatan Cabul dan Perda No. 15 Tahun 2002 jo No. 19 Tahun 2004 tentang Larangan Peredaran Minuman Keras.

Kepala Bidang Ketertiban Umum, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP Kabupaten Gresik, Moelyono mengatakan, razia itu dilakukan berdasarkan atas laporan dari warga terkait banyaknya warung yang menjual minuman keras di wilayahnya.

Sedangkan kampung Samaleak, Desa Banyu Urip dilaporkan kerap dijadikan transaksi porstitusi. Kendati begitu, razia ini dilakukan Satpol PP sebagai kewajiban dalam menegakkan Perda. Moelyono berjanji pihaknya akan menegakkan Perda.

“Puluhan botol minuman keras tersebut kami amankan dan nantinya kita kirim ke kejaksaan, serta penjual miras akan dikenakan tindak pidana ringan (Tipiring). Untuk PSK itu akan diperiksa dan dibina oleh Dinas Kesehatan, Dinas Sosial,” terang Moelyono.

Dalam pemeriksaan Satpol PP dikatakan akan memberikan pembinaan dan arahan, agar mereka bisa ikut serta menjaga ketentraman dan ketertiban umum, serta mematuhi kearifan lokal Kabupaten Gresik. (wan)