Ini Penjelasan Bupati Gresik Soal Jalan Rusak

0
3,341 views
Kondisi jalan nasional rusak parah di wilayah Betoyo, Manyar, Gresik. (Foto: Dok. BG/Wan)

BeritaGresik.com – Setelah menuai banyak protes dari warga terkait jalan rusak di wilayah pantura, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto akhirnya angkat bicara. Dia memastikan pihaknya tidak berdiam diri melihat kondisi jalan rusak di wilayahnya.

Kendati Pemkab Gresik diakui tidak bisa melakukan tindakan secara langsung untuk perbaikan jalan rusak di Desa Betoyo, Manyar, Gresik, Sambari memastika pihaknya melakukan upaya perbaikan jalan di tempat lainnya.

“Tetap urun, saya sudah koordinasikan dengan Dinas PU (Pekerjaan Umum) agar turun ke Sukomulyo, Manyar untuk memperbaiki sebagian jalan,” kata Sambari dikutip Suara Surabaya, Selasa (3/1/2017).

Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan tambal sulam di Sukomulyo dengan anggaran APBD. Padahal, menurut Sambari, Pemkab Gresik tidak bisa menganggarkan pembangunan untuk keperluan yang bukan kewenangannya.

“Tapi kami siapkan anggaran untuk pembangunan yang bersifat di luar kewenangan pemkab. Ya, ini sekadar urun untuk perbaikan, karena kondisinya memang parah,” jelasnya.

Pemkab Gresik dikatakan terbatas aturan untuk melakukan perbaikan jalan rusak. Sebab, Jalan di wilayah Betoyo, serta Jalan Pantura di Kecamatan Sembayat hingga Manyar termasuk kategori jalan nasional.

Untuk itu, maka Pemkab Gresik hanya bisa berupaya maksimal mengusulkan kepada Pemerintah Pusat melalui BBPJN. “Kami sudah memohon agar Pantura mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” ucapnya.

Menanggapi penggulingan pipa di tengah jalan rusak, Sambari melihatnya sebagai bentuk protes dan kekesalan warga karena belum ada tindak lanjut dari pemerintah terkait perbaikat perbaikan jalan rusak.

“Padahal, perwakilan BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) memimpin sendiri, saya ada waktu penandatanganan itu, mereka sanggup tambal sulam, sambil menunggu perbaikan Februari 2017,” ujarnya. (as)