Wujudkan Gresik Smart City, Diskominfo Siapkan Pusat Kendali Siaga

0
82 views
Bimbingan teknis penyusunan Master Plan dan Quick Win Smart City Kabupaten Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik akan membangun Pusat Kendali Siaga (Command Centre). Itu dilakukan untuk merealisasikan Gresik sebagai Kabupaten Kota Smart City pada 2021 mendatang.

Hitu disampaikan Kepala Diskominfo Gresik, Budi Raharjo didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono saat bimbingan teknis penyusunan Master Plan dan Quick Win Smart City Kabupaten Gresik di Kantor Bupati Gresik, Selasa (1/8/2017).

Budi menjelaskan, pembangunan Pusat Kendali Siaga ini untuk menangani situasi darurat dan laporan warga. “Letak Command Centre ada di Kantor Bupati Gresik. Masyarakat bisa melaporkan segera terkait kegawat daruratan misalnya kebakaran, banjir, pohon tumbang, Penerangan Jalan Umum (PJU) rusak, hingga anak hilang, dan kami akan menangani secara cepat,” paparnya.

Untuk itu, Diskominfo Gresik akan memanfaatkan nomor telephone 112. “Kami akan merespon setiap laporan. Silahkan menelpon 112 dan bebas pulsa. Ketika ada laporan, petugas segera menghubungi OPD terkait untuk menindaklanjuti,” tandasnya.

Command Center nantinya dilengkapi layar pantau ukuran besar untuk memonitor situasi kota melalui kamera CCTV yang terpantau lewat visual layar‐layar kecil. “Atas usulan Polres Gresik, untuk tahap awal kami memasang CCTV di Rumah Ketua Parpol dan Ketua DPRD. Selanjutnya CCTV akan kami pasang dibanyak tempat dan terintegrasi dengan monitor di ruangan Cammand Centre,” jelasnya.

Beberapa tahapan untuk menuju Gresik Smart City yang sudah ditetapkan Kemenkominfo yaitu, pada 2004 Gresik membangun website, tahun 2011 Bupati menerbitkan Perbup 52/2011 tentang Masterplan IT dan 2012 Pemkab Gresik membangun Jaringan Fiber Optik (FO).

Smartcity adalah kota yang  berdaya saing  dan berbasis teknologi informasi didukung sinergi pembangunan ekonomi cerdas (smart economy), partisipasi cerdas masyarakat (smart people), tata pemerintahan cerdas (smart government), pengelolaan sarana transportasi cerdas (smart mobility), pengelolaan sumber daya alam cerdas (smart living), pemeliharaan lingkungan cerdas (smart environment). (as)