Pelesir Massal ke China, Tiga Dokter dan Staf Puskesmas Kebomas Terancam Sanksi

0
311 views
Kantor Puskesmas Kebomas di Jalan Sunan Giri, Kebomas, Gresik. (Foto: BG/Amn)

BeritaGresik.com –┬áTiga dokter di Puskesmas Kebomas, Kabupaten Gresik terancam mendapatkan sanksi dari Bupati Gresik. Pasalnya, mereka meninggalkan tempat kerjanya untuk pelesir ke China tanpa izin dari bupati pada 24 sampai 27 Februari lalu.

Pelesir massal yang di pimpin Kepala Puskesmas Kebomas dokter Rahayu itu sempat membuat Camat Kebomas, Sutrisno, kelabakan. Terlebih saat Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menelpon dan menanyakan situasi Puskesmas Kebomas pada 27 Februari 2017. Maklum Kantor Camat Kebomas dan puskesmas bersebelahan.

Saat ditanya kebenaran adanya pelesir massal itu, Sutrisno pun membenarkan. “Iya memang benar informasinya Kepala Puskesmas ke China bersama puluhan stafnya pada tanggal 24 sampai 27 Februari,” kata Sutrisno, Kamis (2/3/2017).

Namun, Camat Kebomas mengaku tidak tahu tujuan kepala puskesmas dan stafnya bepergian ke China. “Tapi saya tidak tahu apa tujuannya ke China,” ujar camat yang baru menjabat tersebut.

Sementara Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat di konfirmasi beritagresik.com membenarkan adanya laporan tentang kegiatan Kepala Puskesmas Kebomas ke China. Saat ini kasus ini masih ditangani inspektorat. “Kita tunggu aja hasil pemeriksaan inspektorat,” kata Bupati dengan tegas.

Bupati Sambari juga mengatakan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan izin bepergian ke luar negeri bagi PNS pada akhir Februari lalu. “Kalau memang ada yang melanggar saya pastikan akan di kenai sanksi,” tegasnya. (amn)