Tewaskan Dua Orang, Polisi Selidiki Bentrok Bonek dengan PSHT

0
76 views
Korban benrokan antara massa Bonek dengan anggota PSHT di Surabaya. (Foto: Istimewa)

SURABAYA – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menyelidiki bentrokan antara suporter Persebaya (Bonek) dengan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pada Sabtu malam (30/9/2017). Bentrokana ini menyebabkan dua orang pendekar meninggal dunia di Surabaya pada Minggu dini hari.

Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Muhammad Iqbal menjelaskan kedua kelompok ini berpapasan di Jalan Tambak Osowilangon Surabaya pada Sabtu malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

“Kelompok perguruan silat ini ada kegiatan di Gresik, sedangkan bonek baru saja menyaksikan pertandingan Persebaya melawan Persigo Semeru FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya,” kata Iqbal kepada wartawan di Surabaya, Minggu (1/30/2017).

Menurut dia, polisi berhasil membubarkan bentrok saat massa bonek dan anggota PSHT bersinggungan di Jalan Tambak Osowilangon Surabaya. Namun, massa bonek melakukan penghadangan terhadap iring-iringan anggota PSHT saat melintas di Jalan Raya Balongsari Surabaya.

“Saat itu sudah pukul 00.30, Minggu dini hari.  Massa bonek membakar satu unit sepeda motor yang menyebabkan dua orang anggota perguruan silat meninggal dunia,” terangnya.

Dua korban tersebut diketahui bernama Eko Ristanto, usia 25 tahun, warga Tlogorejo, Kepuh Baru, Bojonegoro. Korban meninggal lainnya diketahui bernama  Aris, usia 20 tahun, warga Simorejosari, Bojonegoro.

Saat ini, kata Iqbal pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap perkara ini. “Di antaranya siang hari ini juga kami sudah mengundang koordinator bonek di seluruh tingkat kecamatan se-Surabaya untuk datang ke Polrestabes Surabaya,” ucapnya.

Dengan mengundang seluruh kordinator lapangan bonek se-Surabaya diyakini akan dapat menemukan pelaku yang menyulut bentrokan hingga menyebabkan dua orang meninggal dunia.

“Pertemuannya nanti siang pukul 14.00 WIB. Tak cuma koordinator bonek, dari pihak perguruan silat juga kami minta datang ke Polrestabes Surabaya siang ini,” ucapnya. (ant/as)