Perjuangan untuk Bisa Mudik Lebaran ke Pulau Bawean

KM Satya Kencana III di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Gelombang tinggi yang terjadi di laut Jawa membuat tiga kapal cepat yang melayani pelayaran Gresik-Bawean tidak berhenti beroperasi. Akibatnya, pemudik ke Pulau Bawean beralih ke KM Satya Kencana III yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (1/6/2019).

Kapal milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) itu sedianya mengangkut melayani rite Surabaya-Kalimantan. Tapi lantaran kapal cepat di Gresik tidak beroperasi, pihak otoritas pelabuhan Gresik meminta bantuan ke pihak DLU agar KM Satya Kencana transit di Pulau Bawean.

Pantauan di lokasi, ratusan pemudik ke Pulau Bawean Gresik mulai memadati terminal penumpang Roro Pelabuhan III Cabang Tanjung Perak sejak Jumat malam. Padahal, kapal dijadwalkan untuk berangkat pada pukul 05.00 Wib.

Pemudik ke Pulau Bawean di terminal Roro Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Foto: BG/As)

Tidak sedikit di antara para pemudik yang rela tidur di teras ruang tunggu terminal. Kendati kapal dijadwalkan berangkat pada pukul 05.00 Wib, namun tampaknya molor dari jadwal. Hingga pukul 06.13 Wib kapal belum berangkat.

Izza, salah satu calon penumpang asal Pulau Bawean mengaku sudah berada di Pelabuhan Tanjung Perak sejak pukul 22.00 Wib. Ia memilih lebih awal berada di Pelabuhan guna memastikan dirinya bisa mudik ke kampung halamannya.

“Saya bersama saudara saya sudah di sini sejak pukul 21.00 Wib. Karena infonya kapal berangkat jam 05.00 pagi,” ujarnya.

Namun demikian, pelayanan untuk mencetak tiket rupanya baru dibuka sekitar pukul 03.00 pagi. Sedang antrean panjang di ruang tunggu terminal baru terlihat lengang sekitar pukul 05.00 Wib.

Kapal yang mengangkut sekitar 700 penumpang itu baru berangkat sekitar pukul 07.51 Wib. Artinya, keberangkatan molor dari jadwal yang ditentukan. (as)

No Response