Terkait Pungli, SDN Sidokumpul 2 Diberi Peringatan

0
1,019 views
Ilustrasi
Ilustrasi

BeritaGresik.com – Penanganan kasus pungutan liar (Pungli) yang terjadi di sekolah SDN Sidokumpul 2 Gresik seolah berakhir anti klimaks. Dinas Pendidikan Gresik hanya memberikan peringatan kepada pihak sekolah agar tindakan itu tidak terulang lagi.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Mahin, mengatakan, semua uang pungutan telah dikembalikan ke wali murid. Dia menyebut bahwa tidak ada surat resmi dari sekolah, tapi inisiatif paguyuban wali murid untuk pembangunan toilet.

“Meskipun ini inisiatif dari wali murid dengan niat yang baik, kalau berpotensi melanggar ketentuan dan menjadi masalah, pihak sekolah harusnya tidak boleh membiarkan,” kata Mahin kepada BeritaGresik.com, Selasa (31/5/2016).

Menurut Mahin, permasalahan tersebut juga sudah ditindaklanjuti oleh DPRD Gresik. Hasilnya, telah disepakati bahwa semua uang yang diperoleh dari iuran wali murid untuk pembangunan toilet sekolah tersebut harus dikembalikan.

Selain memperingatkan sekolah tersebut, pihaknya juga mewanti-wanti sekolah lain di Gresik agar permasalahan ini dijadikan sebagai pelajaran berharga. “Jangan sampai inisiatif dari wali murid malah menimbulkan permasalahan, meskipun itu niatnya baik,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Komisi D DPRD Gresik Muntarifi menilai Dinas Pendidikan Gresik tidak tegas kalau hanya memberi peringatan. Harusnya, kata dia, tetap ada sanksi meskipun sebatas sanksi berupa administrasi atau sanksi yang lainnya.

“Menurut kami, pungutan seperti itu jelas tidak boleh karena melanggar ketentuan. Hal ini harusnya tidak cukup diberi peringatan. Harus ada ketegasan, jika diulangi bakal mendapat tindakan tegas dari dinas,” kata Muntarifi.

Berdasarkan klarifikasi yang dilakukan Komisi D, sekolah ini akan menjadi sekolah percontohan soal sarana dan prasarana, terutama kamar mandi. Dari situ, muncul ide wali murid siap membantu sekolah dengan cara urunan agar bisa membangun kamar mandi.

“Kepala sekolah kemudian mengamini ide tersebut, ide itupun berlanjut. Tapi ternyata ada wali murid yang tidak sepakat, sehingga muncul persoalan ini. Tapi belum sempat ada tarikan, kami langsung menyatakan harus dibatalkan,” tegasnya.

Sebelumnya, SDN Sidokumpul 2 Gresik ramai dikabarkan menarik pungutan kepada wali murid sebesar Rp 100.000 dengan dalih untuk perbaikan kamar mandi sekolah. Kasus ini bahkan sempat membuat bupati Gresik geram. (wan)