UMG Adakan Pelatihan Pembelajaran Guru di Pulau Bawean

Universitas Muhammadiyah Gresik mengadakan pelatihan pembelajaran guru di pulau Bawean, Gresik. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan menetapkan task based learning berbantuan computer assited learning (CAL) di pulau Bawean, Kabupaten Gresik.

Ketua program kegiatan Dr. Khairul Anwar, M. Pd. mengatakan, Universitas Muhammadiyah Gresik mengadakan pelatihan guru di pulau Bawean, karena masih banyak guru yang tertinggal dalam penggunaan IT terkait metode pembelajaran konvensional.

“Seorang guru harus mampu melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan, menarik perhatian siswa, terutama IT untuk menghadapi era revolusi industri 4.0,” ujar Khairul, Rabu (30/5/2018).

Menurut dia, seorang guru harus mampu mengaplikasikan metode tersebut di kelas, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran.

Khairul yang juga pembantu rektor 1 Univ Muhammadiyah Gresik menambahkan, bahwa beberapa hari yang lalu telah dilakukan workshop untuk menyusun perangkat pembelajarannya. Pihaknya berencana ke Bawean lagi untuk menerapkannya di kelas dan refleksi.

“Yang melakukan pelatihan kepada guru bahasa ingris dan matematika di dua lembaga pendidikan di kepulauan Bawean Gresik, yakni lembaga pendidikan SMK Muda Daun di Kecamatan Sangkapura, serta MTS Penaber Paginda, Sukaoneng, Kecamatan Tambak. Untuk kegitan tersebut FKIP UMG menerjunkan 4 dosen,” imbuhnya.

Hakim, Kepala SMK Muda mengaku senang dengan adanya pelatihan terhadap guru di sekolahnya, khusunya untuk mata pelajaran bahasa Ingris dan Matematika. Hal yang sama juga diakui oleh Ustadz Mustofa M. Pdi. Selaku pengasuh Pondok Pesantren Penaber.

“Semoga dengan adanya pelatihan terhadap guru seperti ini, kualitas guru serta semangat guru dalam mengajar semakin meningkat,” jar Mustofa. (as)

No Response