Tiba di Gresik, 227 Box Soal UN Dijaga Ketat Polisi

0
395 views
Sebanyak 227 box dan 5 CD soal ujian nasional (UN) tingkat SMA tiba di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik), Gresik, Selasa (29/03/2016). (Foto: BG/Wan)
Soal ujian nasional (UN) tingkat SMA tiba di Kantor Dispendik Gresik, Selasa (29/03/2016). (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Sebanyak 227 box dan 5 CD soal ujian nasional (UN) tingkat SMA tiba di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik), Gresik, Selasa (29/03/2016). Soal UN ini dijaga ketat 10 petugas polisi Selama berada di Kantor Dispendik.

227 box soal UN SMA sederajad tersebut terdiri atas 135 box untuk SMA, SMK 41 box, SMALB 3 box, Paket C 26 box. Lalu Tambahan paket C 1 box dan SMALB 1 box. Untuk UN susulan SMA ada 2 box, Paket C 1 box, SMK 1 box dan SMALB 1 box.

Selanjutnya, untuk yang utama 3 box, susulan 1 box, dan Lembar Jawaban Kejuruan (LJK) 4 box dan 5 CD. Meskipun ditempatkan di Dispendik Gresik, protap dan pengamannya dikatakan tetap sama.

“Untuk pengamanan kali ini selama 24 jam, dijaga kurang lebih 10 personil polisi dilengkapi persenjataan. Mereka berjagalsecara bergantian ditambah petugas internal dari kami,” terang Sekretaris Dispendik Gresik, Adik Mulyo.

Adapun jumlah siswa di Gresik yang akan ikut UN 2016 ini sebanyak 5.562 siswa dari SMA. Sedangkan siswa dari MA 3.897 peserta, SMALB 14 siswa, SMK 5.154 siswa, setta Paket C 1.044 peserta.

“Jumlah sekolah atau lembaga pendidikan yang menyelenggarakan ada 58, baik itu tingkat SMA sederajad maupun SMP. Ujian nasional akan diselenggarakan pada 4 sampai 7 April. Seminggu berikutnya ujian susulan,” jelasnya.

Sementara khusus UN ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Adik Mulyo mengaku sudah menjalin kerjasama dengan PLN guna kelancaran listrik dan telkom agar internet tidak ngadat saat ujian berlangsung.

“Jangan sampai sewaktu ujian berlangsung internetnya ngadat, atau sebaliknya listrik mati. Dan besok dilakukan penyortiran,” tuturnya.

Kasat Binmas (pembinaan masyarakat), Polres Gresik AKP Zunaidi mengatakan, sistem pengamanan soal UN dilakukan setiap hari, yakni 1×24 jam. Selain itu, ruang penyimpanan soal UN juga diberi dobel kunci gembok ditambah CCTV.

“Nanti pintu akan ditutup terus, dan penjaga harus keliling sebelum nantinya didistribusikan ke polsek-polsek pada 31 Maret 2016,” terangnya. (wan)