15 Tahun Mengabdi, Guru Sukwan di Bawean Digaji Rp 100 Ribu

0
398 views
Upacara memperingati Hari Guru Nasional di Kecamatan Tambak Bawean Gresik. (Foto: Charly)
Upacara memperingati Hari Guru Nasional di Kecamatan Tambak Bawean Gresik. (Foto: Charly)

BeritaGresik.com – Nasib yang dialami guru tenaga sukarelawan (sukwan) masih sangat memprihatinkan. Meskipun sudah belasan tahun mengabdi, gaji yang mereka terima jauh dari kebutuhan hidup layak.

Kondisi itu dialami Tuhfah (38), warga asal Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak Bawean, Gresik. Sekalipun sudah mengabdi menjadi guru sukwan sekitar 15 tahun, ia hanya menerima gaji Rp 100 ribu per bulan.

Menurut Tuhfah, gaji Rp 100 ribu itu sudah ia terima sejak menjadi guru honorer di RA yang ada di desanya pada 2000-2005. Lalu, pada 2005 hingga sekarang menjadi guru tenaga sukwan di SDN 1 Pekalongan.

Kendati begitu, Tuhfah tetap mengabdikan dirinya sebagai guru. Sebagai guru sukwan, dia mengaku tetap harus rela menjadi tenaga pendidik meski honor yang diterima sangat minim dan jauh di bawah standar.

“Gak apa-apa, namanya juga guru sukwan. Kuncinya mengajar dengan ikhlas, insyaallah penuh berkah,” ujar Tuhfah kepada beritagresik.com, di Pulau Bawean, Gresik, Jumat (25/11/2016).

Kondisi serupa, kata Tuhfah, bukan cuma dialami dirinya saja. Menurut dia, banyak guru tenaga sukwan lainnya yang hanya menerima gaji sebesar itu, mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan.

Melalui momentum peringatan Hari Guru Nasional ini, dia berharap agar pemerintah sedikit lebih memperhatikan nasib guru sukwan, terutama bagi mereka yang mempunyai masa mengajar lebih lama.

“Ya mudah-mudahan melalui peringatan Hari Guru Nasional, ada perhatian dari pemerintah, terutama mereka yang sudah bertahun-tahun mengabdi,” pungkasnya.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Gresik Abdullah Syafi’i mengatakan, masalah kesejahteraan guru non PNS menjadi perhatian khusus dalam APBD Kabupaten Gresik tahun 2017.

“Guru non PNS menjadi perhatian khusus. Dan dalam APBD 2017, kita menambah anggaran untuk kesejahteraan guru,” imbuhnya. (abr)