IDI Gresik Keluhkan Mahalnya Biaya Pendidikan Kedokteran

0
697 views
IDI Cabang Gresik menggelar unjuk rasa terkait mahalnya biaya pendidikan kedokteran.
IDI Cabang Gresik menggelar unjuk rasa terkait mahalnya biaya pendidikan kedokteran.

BeritaGresik.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik menilai, biaya pendidikan kedokteran di Tanah Air masih terlampau mahal, sehingga sulit dijangkau oleh masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Karena itu, dalam sebuah aksi unjuk rasa, Senin (24/10/2016) yang melibatkan puluhan dokter di Gresik, IDI menuntut agar pemerintah meninjau ulang biaya pendidikan kedoktetan di Tanah Air.

“Ini bisa menciptakan asumsi yang tidak baik di mata masyarakat. Mereka beranggapan hanya orang kaya saja yang bisa menjadi dokter,” kata┬áKetua IDI Cabang Gresik, dr Bambang Prihadi.

Bambang mengungkapkan, saat ini biaya masuk sekolah kedokteran berkisar Rp 300 juta hingga Rp 500 juta. Belum lagi ditambah biaya semester. Situasi ini dirasa sangat menyulitkan masyarakat.

Selain itu, IDI Gresik menyoroti adanya program Dokter Layanan Primer (DLP). Program dirasa sangat memberatkan karena harus menempuh masa pendidikan tambahan sejitar tiga tahun.

“Masak biaya Pendidikan kedokteran sudah mahal, belum lagi ditambah masa pendidikannya paling lama yakni 6 tahun, dan ditambah masa pendidikan lagi,” ujar Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, dr Nurul Dholam. (abr)