Kepala Sekolah SD di Gresik Diminta Tingkatkan Kompetensi

Diklat kepala sekolah SD se Kabupaten Gresik di Hotel Sapta Nawa, Gresik, Senin (23/9/2019). (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Kepala sekolah punya peran penting dalam peningkatan mutu pendidikan di Tanah Air. Sebab, kepala sekolah adalah pelaku utama dalam memainkan peranan di sekolah.

Karena itu, Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim menekankan kepada para kepala sekolah SD se-Kabupaten Gresik agar terus melakukan penguatan karakter, meningkatkan kompetensi, serta meningkatkan kemampuan kompetensi.

Penekanan itu disampaikan Qosim saat menghadiri Diklat Kepala Sekolah Dasar Negeri se Kabupaten Gresik. Diklat yang diikuti sebanyak 120 kepala sekolah SD di Kabupaten Gresik itu digelar di Hotel Sapta Nawa, Gresik, Senin (23/9/2019).

“Jangan ikut diklat dan bintek hanya sekedar menggugurkan kewajiban tanpa mendapat manfaat apa-apa dan tidak ada perubahan kompetensi,” ujar Qosim.

Dia mengingatkan bahwa kepala sekolah adalah pendidik di lembaga sekolaah yang harus menyiapkan generasi akan datang. Tak hanya itu, kepala sekolah juga dituntut aktif dalam menggunakan gawai serta arif dalam bermedia sosial.

Diklat Kepala Sekolah SD se Kabupaten Gresik kali ini dihadiri oleh Plt Kepala UPT Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur, Bambang Agus Susetyo yang juga menjadi narasumber.

Agus mengaku sejalan dengan apa yang disampaikan Wabup Gresik Moh. Qosim terkait perlunya penguatan karakter dan kompetensi kepala sekolah maupun guru. Upaya itu penting untuk penguatan standard pendidikan nasional.

Dia mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Gresik dalam meningkatkan kompetensi para kepala sekolah SD.

“Ini baru yang pertama saya hadir pada diklat penguatan kepala sekolah yang dibiayai oleh APBD kabupaten. Semoga upaya Pemkab Gresik ini bisa ditiru oleh pemerintah kabupaten yang lain,” kata Agus.

Sementara itu, Kepala BKD Gresik Nadlif menjelaskan, diklat ini diikuti 120 kepala SDN se Kabupaten Gresik. Mereka dibagi menjadi dua gelombang, mulai 23 September 2019 sampai 6 Oktober 2019.

“Materi yang akan diberikan kepada para kepala SDN ini yaitu ceramah, diskusi, tanya jawab dan simulasi,” imbuhnya. (sdm/as)

No Response