AMP Extension page

Hari ini, 19.568 Siswa SMP dan MTs di Gresik Jalani UNBK

Wabup Gresik Moh. Qosim memantau pelaksnaan UNBK siswa SMP dan MTs di salah satu sekolah di Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Sebanyak 19.568 siswa SMP dan MTs di 247 lembaga pendidikan se Kabupaten Gresik menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018. Ujian berbasis komputer tersebut mulai digekar hari ini Senin (23/4/2018).

Guna memastikan ujian tersebut berjalan lancar, Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim bersama Kepala Kemenag Gresik, H. Supandi dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Mahin mengunjungi salah satu MTs Negeri yang ada di Gresik.

Kedatangan ketiga pejabat Gresik itu juga untuk memberikan motivasi kepada para siswa SMP yang akan menjalani UNBK. Setidaknya ada 329 siswa di MTs Negeri Gresik ini yang akan mengikuti UNBK.

Sebelum berlangsungnya ujian, para pejabat Pemkab Gresik yang juga didampingi petugas dari Polres Gresik memberikan motivasi kepada para siswa yang akan memulai UNBK hari ini.

“Anda harus tenang, jangan lupa berdoa. Ketika sudah selesai mengerjakan nanti, anda harus memeriksa ulang soal yang sudah anda jawab, jangan ditutup. Yang penting anda pergunakan waktu sebaik-baiknya, agar semua soal bisa anda selesaikan dan hasilnya baik,” tutur Qosim.

Usai berkeliling memantau pelaksanaan UNBK di sekolah tersebut, Wabup Qosim memantau di SMP Muhammaddiyah 8 Cerme. Di sekolah yang terletak di kompleks masjid At-Taqwa, Jalan Raya Bulurejo Benjeng ini, UNBK diikuti oleh 33 siswa yang terbagi dalam tiga sesi.

Gelombang pertama diikuti oleh 10 siswa yang dilaksanakan pada pukul 7.30 Wib sampai 9.30 Wib. Sedangkan gelombang kedua diikuti 10 siswa mulai pikul 10.30-12.30 Wib. Gelombang ketiga diikuti oleh 13 siswa mulai pukul 14.00-16.00 Wib.

Sementara di SMP Negeri I Benjeng, UNBK diikuti oleh 283 siswa. Di sekolah ini ada satu siswa yang meninggal dunia sebelum UNBK berlangsung.

“Mohammad Rizadi telah meninggal dunia pada bulan Pebruari 2018 lalu. Almarhum meninggal saat memancing. Dia terkena sengatan aliran listrik” kata Kasek SMP Negeri I Benjeng Mohammad Nur.

Kepada Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono, Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin mengatakan, sampai sejauh ini pelaksanaan UNBK di Kabupaten Gresik masih berjalan lancar.

“Sampai saat ini masih belum ada keluhan dan pengaduan dari para panitia UNBK” katanya. Terkait usulan Wabup Qosim agar kedepan semua sekolah harus dilengkapi CCTV, pihaknya akan memprogram hal ini. Tentunya kita sesuaikan dengan anggaran yang ada,” pungkasnya. (sdm/as)

No Response