AMP Extension page

Gresik Borong 11 Piala Adiwiyata Nasional

No comment 1519 views

11 sekolah di Gresik penerima Piala Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Pemerintah Kabupaten Gresik menambah 11 koleksi piala Adiwiyata baru tahun ini, setelah 11 sekolah di Gresik meraih Piala Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. Penerimaan piala adiwiyata dilaksanakan di Auditorium Gedung Manggala Wana Bakti Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017).

Tambahan 11 Piala Adiwiyata yang diterima oleh Pemkab Gresik merupakan yang terbanyak dari seluruh Kabupaten Kota.

Sekolah penerima Adiwiyata tersebut yaitu SDN 1 Menganti, SDN 2 Tlogopatut Gresik, SDN Sidorukun Kebomas, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nahdhlatul Ulama (NU) Assa’adah, MI Al Ma’arif Sukomulyo Manyar, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kebomas, SMPN 2 Menganti, Madrasag Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gresik, SMA Negeri 1 Gresik, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik dan MAN 2 Gresik.

Saat mendampingi para kepala sekolah penerima piala Adiwiyata, Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin menyampaikan selamat dan terima kasih kepada sekolah yang berwawasan lingkungan dan telah mengharumkan nama Kabupaten Gresik.

Dengan diraihnya penghargaan Adiwiyata ini, Mahin berharap akan memberi semangat kepada semua sekolah di Gresik serta masyarakat Gresik untuk lebih mencintai kebersihan lingkungan.

“Penghargaan Adiwayata ini tak hanya sebagai simbul. Tapi harus disertai tanggung jawab untuk semua warga sekolah untuk menciptakan lingkungannya dan berperilaku sesuai kaidah yang cinta lingkungan dan kebersihan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono mengatakan, bahwa saat ini Gresik sudah mengkoleksi 20 Adiwiyata Nasional dan 19 piala Adiwiyata Mandiri Nasional.

Dia mengungkapkan, kualifikasi penerima penghargaan Nasional Adiwiyata ini yaitu aekolah tersebut sudah pernah memenangkan penghargaan Adiwiyata di tingkat Kabupaten maupun Provinsi.

“Kasek pada sekolah yang bersangkutan setidaknya harus pernah mengeluarkan kebijakan yang berwawasan lingkungan. Punya kurikulum khusus yang berbasis lingkungan, ada kegiatan partisipatif berbasis lingkungan, serta punya sarana prasarana sekolah yang berorientasi lingkungan,” katanya. (as)

No Response