Akper Gresik Siapkan Kerja Sama dengan Lembaga Pendidikan Jepang

0
169 views
Untuk fokus pada mata kuliah gerentologi, Akademi Keperawatan (Akper) Gresik siapkan kerja sama dengan salah satu lembaga Pendidikan dari Jepang. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Seiring penyatuan program studi (prodi) D3 Keperawatan Akper Pemkab Gresik pada Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Akper Gresik menyiapkan kerjasama dengan lembaga Pendidikan Keperawatan dari Jepang.

Kerjasama tersebut akan dilakukan dalam rangka mengadopsi pogram mata kuliah gerontologi, dan mempersiapkan lulusan Akper Gresik untuk mengisi kekurangan tenaga perawat di Negeri Sakura itu.

Persiapan untuk dilakukan kerja sama itu disampaikan oleh Kepala Akper Gresik, dr Lestari Sudaryanti saat rapat tahapan penyatuan tersebut di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Bupati Gresik, Jum’at (14/7/2017).

Rapat yang dipimpin Sekda Gresik Djoko Sulistiohadi ini dihadiri beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pada rapat ini juga hadir Moh Anam Al Arif selaku perwakilan dari Unair Surabaya.

Menurut Lestari Sudaryanti, setelah penyatuan, nantinya Akper Gresik menjadi Prodi D3 Keperawatan Fakultas Vokasi Unair. “Selangkah proses penyatuan ini terlaksana. Saat ini progres penyatuan ini sudah lebih dari 90%. Insyaallah pada tahun ini semuanya sudah beres,” kata Lestari.

Agar pelaksanaan perkuliahan berjalan sesuai yang diarahkan Kementerian Pendidikan Tinggi (Kemendikti), pada tahun akademik 2017/2018 pihak Akper Gresik melakukan pendaftaran Mahasiswa Baru. Proses pendaftaranya dimulai pada Senin – Jum’at yaitu tanggal 17 s/d 21 Juli 2017.

“Meskipun ujian masuk dilaksanakan di Kampus Akper Gresik, namun dengan adanya penyatuan dengan Unair Surabaya, maka seluruh mekanisme mulai dari pendaftaran sampai pelaksanaan ujian masuk akan di lakukan oleh Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair. Seluruh materi soal ujian serta perlaksanaan ujian dilaksanakan oleh PPMB Unair” kata Lestari.

Ketika ditanya sampai sejauh mana perkembangan penyatuan Akper Gresik dengan Unair, Lestari menyatakan bahwa semuanya sudah beres.

“Dari pihak Mendikti sudah memberikan lampu hijau dan secara lesan sudah merekomendasikan agar segera membuka pendaftara. Saat ini kami menunggu surat rekomendasi resmi tersebut. Kami laksanakan koordinasi terus menerus dengan Kemendikti,” ujarnya. (as)