Tambah Wawasan, Siswa di Bawean Diajari Broadcasting

0
631 views
Workshop broadcasting di Pondok Pesantren Hasan Jufri, Kamis (11/8/2016). (Foto: BG/Gfr)
Workshop broadcasting di Pondok Pesantren Hasan Jufri, Kamis (11/8/2016). (Foto: BG/Gfr)

BeritaGresik.com РSejumlah siswa di Pulau Bawean mengikuti workshop broadcasting di Pondok Pesantren Hasan Jufri, Kamis (11/8/2016). Pelajar dari sejumlah sekolah di Bawean ini mulai dikenalkan dunia broadcasting guna meningkatkan daya kreatifitas siswa.

Workhop ini rencananya akan digelar hingga tanggal 19 Agustus 2016. Setidaknya ada empat sekolah yang mengirim siswanya, di antaranya MA Hasan Jufri, SMK Umar Mas’ud, SMK Hasan Jufri dan SMK Muhammadiyah 4.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memanfaatkan kunjungan Ilham Nasbir Saini, mantan wartawan televisi nasional Trans7 yang sukses dengan acara Si Bolang ke pulau Bawean.

Pria yang kini sudah memiliki Production Home (PH) sendiri ini berkunjung ke Pulau Putri, julukan Pulau Bawean, dalam rangka pembuatan film dokumenter tentang kebudayaan masyarakat setempat.

“Rugi kan kalau orang seperti Mas Ilham tidak dimanfaatkan kedatangannya, paling tidak kan bisa berbagi ilmu dengan masyarakat Bawean,” kata Faisal, pendamping Ilham selama di Bawean.

Acara yang bertempat di Aula Hasan Jufri ini awalnya hanya dibatasi hanya untuk 16 peserta saja, karena pemateri menginginkan peserta yang benar-benar ingin belajar tentang broadcasting.

Workhop broadcasting ini yernyata cukup diminati oleh siswa di Pulau Bawean. Di luar dugaan, peserta membludak hingga mencapai 80 peserta.

“Gak menyangka peserta sebanyak ini, namun kita tetap menginginkan yang serius aja, akhirnya kita seleksi ada 14 orang yang terpilih, 14 orang ini yang nanti ikut hingga selesai,” Papar Ilham.

Siti Afiyah, Waka kurikulum MA Hasan Jufri berharap nantinya workshop ini bisa menambah wawasan keilmuan para siswa dalam dunia broadcasting. Mereka juga diharapkan nantinya bisa mengaplikasikan ilmunya di Sekolah.

“Harapannya setelah workshop ini siswa bisa menambah wawasan keilmuan mereka di bidang ini dan nanti bisa menerapkannya disekolah membuat ekstrakuler atau komunitas di bidang ini,” harapnya. (gfr)