Sidak UN SMP/MTs di Cerme, Wabup Temukan Satu Siswi Absen

0
440 views
Wakil Bupati Gresik. Moh. Qosim, Sidak pelaksanaan UN SMP/MTs di Kecamatan Cerme, Senin (9/5/2016). (Foto: BG/Wan)
Wakil Bupati Gresik. Moh. Qosim, Sidak pelaksanaan UN SMP/MTs di Kecamatan Cerme, Senin (9/5/2016). (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Wakil Bupati Gresik Moch Qosim melakukan inspeksi mendadak (sidak) di hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah di kecamatan Cerme, Senin (9/5/2016).

Dalam sidak tersebut, Wabub Qosim terlihat didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono dan Wakapolres Gresik Kompol Nur Hidayat.

Ada tiga sekolah yang disidak Qosim, yakni SMPN 1 Cerme, SMPN 2 Cerme dan MTs Negeri Cerme. Meski UN berjalan lancar, seorang siswi SMPN 2 Cerme bernama Riska Nur Aprilia hari ini absen, karena sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit.

Data Dinas Pendidika  Gresik dari 32 lembaga pendidikan SMP/MTs di Gresik, hanya 3 SMP Negeri dan 3 MTS yang saat ini menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer(UNBK). Namun Pemkab Gresik terus berupaya agar tahun depan pelaksanaan UN berbasis komputer terwujud.

“Upaya yang akan kami lakukan adalah back up anggaran APBD, melakukan permohonan ke Pemerintah Pusat, setelah itu akan kami serahkan ke DPRD, karena DPRD yang mempunyai kewenangan dalam menggedok anggaran tersebut,” kata Qosim.

Dia juga berharap hasil UN yang dilakukan SMP/MTs seperti hasil pelaksanaan UN tingkat SMA beberapa waktu yang lalu. “Saya berharap tahun ini seluruh SMP/MTs yang melakukan UN dapat lulus 100% dengan nilai yang bagus, seperti pelaksanaan UN tingkat SMA,” ungkap Qosim.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin melalui Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono mengatakan, upaya yang dilakukan Pemkab Gresik untuk mewujudkan UNBK bertujuan meminimalisir kebocoran soal dan jual beli jawaban yang saat ini marak jadi pembicaraan masyarakat.

“Kami terus berupaya mewujudkan UN di Gresik yang bersih dari kecurangan-kecurangan, dan kami ingin masyarakat juga ikut mengawasi pelaksanaan UN ini,” tegasnya. (wan)