Semangat Belajar Anak Pulau: Pakai Sepatu Saat Masuk Ruang Kelas

0
1,115 views
Pelajar SD di Bawean berjalan kaki sambil menenteng sepatu saat berangkat ke sekolah. (Foto: BG/Wan)
Pelajar SD di Pulau Bawean berjalan kaki sambil menenteng sepatu saat berangkat ke sekolah. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Pagi itu sekitar 06.30 Wib segerombolan pelajar sekolah dasar di Gunung Matalayar Bawean terlihat sedang berjalan kaki ke sekolah. Untuk sampai ke tempat belajar, mereka harus menempuh perjalanan sekitar 1 km dari rumah.

Gunung Matalayar (Matalajer) terletak di perbatasan Kecamatan Tambak dan Sangkapura, Kabupaten Gresik. Meskipun harus melalui jalan terjal dan menembus jalan berliku, Andi (10), bersama teman sekampungnya selalu berjalan kaki ketika ke sekolah.

Mashitoh, teman sekelas Andi, mengaku sangat senang berangkat ke sekolah bersama teman sekampung. Alasannya, selama perjalanan mereka juga bisa membicarakan tugas-tugas sekolah. “Terkadang kita kejar-kejaran supaya cepat sampai ke sekolah,” ujar Mashitoh.

Sekolah tempat belajar Andi, Mashitoh beserta teman-temannya merupakan sekolah Inpres yang dibangun sejak masa pemerintahan Presiden Soeharto. Kala itu, pembangunan sekolah Inpres dilakukan guna menjangkau kawasan atau daerah terpencil di Indonesia.

Saat berangkat ke sekolah maupun akan pulang sekolah, Andi sering memilih melepas sepatunya, dengan alasan biar sepatunya awet dan tidak cepat rusak. Karena iti, sepatu kesayangannya hanya dipakai setelah masuk ke ruang kelas.

“Kasihan sama emak dan bapak kalau sepatu ini cepat rusak. Emak dan bapak kan hanya bekerja sebagai petani,” kata andi sambil melihat kepada temannya yang sedang berjalan di sebelahnya.

Namun, kondisi itu tak menyurutkan langkah dan semangat belajar Andi dan teman-temannya. Setiap hari mereka berangkat ke sekolah menyusuri jalan terjal sambil menenteng sepatu miliknya untuk dipakai saat masuk ruang kelas. (amn)