AMP Extension page

Mengaku Sakit, Kadinkes Gresik Mangkir Pemeriksaan Kejari

Tim Pidsus Kejaksaan Negeri Gresik saat keluar dari Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Kepala Dinas Kesehtan (Kadinkes) Gresik dokter Nurul Dholam semestinya hari ini, Selasa (28/8/2018), datang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik guna dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi dana BPJS Rp 2,451 miliar tahun 2016/2017.

Keterangan Kadinkes Gresik selaku penanggungjawab diperlukan sebagai pelengkap keterangan puluhan saksi yang telah diperiksa oleh penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Gresik.

Tapi yang tanpak datang ke kejaksaan hanya Sekretaris Dinkes Gresik dan seorang staf dinkes. Tak lama setelah diperiksa, keduanya langsung pulang. Sedangkan Nurul Dholam tidak hadir atau mangkir. Ia diwakili pengacaranya dan menyerahkan surat keterangan sakit.

Karena merasa janggal, Kasipidsus Kejari Gresik Andri Dwi S bersama empat orang anggotanya langsung mengecek keberadaan Nurul dholam yang kabarnya sedang dirawat di ruang VIPP Oriental di lantai 4 rumah sakit Bunder.

Setelah kejaksaan memintai keterangan pihak dokter, ternyata Nurul Dholam dalam kondisi sehat. Petugas dari kejaksaan merasa telah dipermainkan oleh Kandinkes Gresik Nurul Dholam.

Saat ini, pihak Kejari telah menetapkan Kadinkes Gresik sebagai tersangka kasus dana klaim BPJS Kesehatan. Hal itu disampaikan Kepala Kejari Gresik Pandoe Pramukartika dalam jumpa pers di kantor Kejari Gresik, Selasa (28/8).

“Kami menetapkan ND (Nurul Dholam) sebagai tersangka kasus dugaan penyimpangan dana kapitasi jaspel Rp 2,451 miliar. Untuk sementara tersangka tidak kami tahan,” kata Pandoe didampingi Kasi Pidsus Andrie Dwi Subianto dan Kasi Intel Marzuki.

Kadinkes Gresik diduga ikut terlibat melakukan pemotongan dana klaim BPJS untuk semua Puskesmas yang ad di Gresik pada tahun 2016/2017 yang total jumlahnya mencapai Rp 85 miliar.

Dholam dijerat dengan pasal tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun kurungan penjara.

Pihak kejaksaan menjadwalkan minggu depan pemanggilan terhadap Nurul Dholam dengan status sebagai tersangka. Kejaksaan Gresik juga akan melakukan pencekalan bepergian keluar negeri terhadap tersangka Kadinkes Gresik. (as)

No Response