Kurir Narkoba Diringkus Polisi Saat Antar Pesanan di Kedamean

0
996 views
Polisi menunjukkan tersangka kurir pemesanan narkotika jenis sabu dan alat bukti berupa sabu. (Foto: BG/Kurniawan)

BeritaGresik.com – Suyono (34), warga Dusun Jara’an RT3 RW1, Desa Kedamean, Kecamatan Kedamean, Kabuoaten Gresik, tidak bisa berkutik saat ditangkap polisi karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu yang disembunyikan di sakunya.

Penangkapan kurir narkoba itu berawal dari laporan maraknya penyalahgunaan narkoba di wilayah itu. Berdasarkan adanya laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan pelaku serta barang bukti.

Pemuda bertato dengan empat anak ini menjadi kurir untuk mengambil narkoba jenis sabu dengan uang pesanan senilai Rp 820 ribu dari pemesan. Pria lulusan SMP ini mencari teman lamanya dimana dirinya pernah memesan Narkoba.

Suyono yang kesehariannya jadi penjaga alat berat di sebuah proyek mengaku jika dirinya hanya disuruh rekannya mencarikan sabu. Ia menyanggupi permintaan itu karena pernah punya teman yang sanggup menyediakan barang haram tersebut.

Setelah itu, Suyono lagsung menghubungi teman lamanya yang diketahui bernama Aris. Kemudian dirinya mengambil barang yang dipesannya tersebut.

“Saya hanya disuruh ngambil barang ini oleh saudara Toha, dengan dibawahi uang 820 ribu dan dapat Shabu Shabu satu poket. Saya ambil dari teman lama saya, saya ketangkap Polisi dijalan saat akan saya berikan poket ini ke teman saya (Toha),” terangnya di ruang Reskoba Polres Gresik, Kamis (26/1/2017).

Namun demikian, Suyono juga mengakui telah mengkonsumsi barang haram itu selama beberapa bulan ke belakang, meski jarang-jarang. Dari hasil jasa membelikan barang haram itu, tersangka mengaku mendapatkan sedikit bagian dari poket itu.

Sementara Kasat Reskoba Polres Gresik, AKP Chotib Widiyanto menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan dari hasil penyelidikan anggota dengan beberapa laporan masyarakat.

Tersangka ditangkap di Dusun Miru, Banyu Urip, Kedamean, saat akan mengantar pesanan Toha yang kini menjadi buruan anggota Reskoba Polres Gresik. Polisi juga tengah memburu Aris, selaku penyuplai barang haram tersebut.

“Sementara kami masih melakukan upaya pengembangan atas kasus penyalahgunaan obat terlarang golongan satu jenis sabu. Untuk pasal yang disangkakan adalah pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UU RI nomer 35 tahun 2009,” AKP Chotib.

Sebagai barang bukti, petugas berhasil mengamankan satu poket plastik berisi sabu seberat 0,35 gram, dua handphone milik tersangka yang digunakan berkomunikasi dengan rekannya untuk pemesanan dan beberapa alat bakar yang diduga untuk alat hisab.

Saat ini tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mendekam di sel Polres Gresik sembari menunggu proses hukum lebih lanjut. (wan)