Polres Gresik Gelandang Tiga Tersangka Curanmor

0
1,457 views

Tersangka curanmor digelandang polisi

BeritaGresik.com – Polisi menggelandang tiga tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial MM, ND dan  TA berserta barang bukti lima unit sepeda motor di Polres Gresik, Selasa (24/11/2015).

Ketiga tersangka merupakan sindikat pencurian lintas kota kendaraan bermotor itu berhasil ditangkap dengan barang bukti berupa lima sepeda motor dan  belasan plat nomor STNK palsu.

Jajaran Satreskrim Polres Gresik berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor antar kabupaten sekaligus menangkap tiga tersangka di dua TKP yang berbeda.

Dari tiga tersangka, dua diantaranya masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO), yakni TI (17) yang berprofesi sebagai pelajar asal Bangkalan, Madura dan HR (28), warga Desa Ketapanglor, Kecamatan Ujungpangkag, Gresik.

Tiga tersangka yang berhasil dibekuk diantaranya Muhammad Melani (27), warga Jalan Abdul Karim Gresik, dan ND (17) warga Jalan Akim Kayat Gresik. Satu tersangka lagi yang masuk kedalam jaringan antarkabupaten adalah Tarkip (35), warga Desa Ketapanglor, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Ady Wibowo mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang ditawari penjual sepeda motor dengan harga dibawah standar. Mendapat informasi itu, anggota Buser Polres Gresik melakukan penyelidikan. Hasilnya, berhasil menangkap Tarkip (35) di Jalan Raya Desa Golokan Sidayu Gresik.

“Dari pemeriksaan itu, tersangka tidak dapat menunjukkan surat-surat kelengkapan kendaraan. Setelah diinterogasi tersangka mengaku mendapat sepeda motor dari penadah HR yang saat ini masuk ke dalam DPO,” ujarnya, Selasa (24/11/2015).

Setelah dilakukan pengembangan berhasil menemukan 4 unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil pencurian di wilayah Gresik dan Lamongan. “Saat anggota kami menggeledah di warung milik HR berhasil ditemukan 19 plat nomor sepeda motor, serta 6 STNK palsu ditambah 5 sepeda motor hasil curanmor,” tuturnya.

Atas perbuatannya itu, ketiga tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP (pencurian dengan pemberatan)  dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. [wan]

barang bukti curanmor