Tanah Wakaf Masjid di Manyar Diklaim Pihak Keluarga

0
462 views

 

Silang srngketa tanah wakaf masjid
Silang srngketa tanah wakaf masjid

BeritaGresik.com – Tanah wakaf milik masjid ysng terletak di Dusun Burok, Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Gresik, diklaim sebagai hak milik pribadi oleh salah satu keluarga yang masih memiliki pertalian darah dengan ahli waris.

Lahan yang akan dijadikan ruang publik tersebut menimbulkan kericuhan dan dihalang-halangi oleh pihak keluarga yang diketahui bernama Afuah, Selasa (19/7/2016).

Kericuhan bermula ketika sebuah mobil pengangkut pedel yang sudah dipesan Ta’mir Masjid didatangkan ke lokasi untuk pemerataan lahan yang sejak dulu selalu dijadikan tempat pembuangan sampah oleh keluarga tersebut.

Saat pekerja mulai menurunkan pedel, Afuah secara tiba-tiba memberhentikan laju kendaraan. Dia mengklaim jika tanah wakaf tersebut adalah lahan peninggalan nenek buyutnya yang katanya tidak pernah ada ikrar wakaf.

Klaim tersebut bertolak belakang dengan pengakuan sejumlah saksi hidup yang menyatakan bahwa tanah yang dulunya sebuah kali umum itu sudah diwakafkan pihak keluarga bernama Rohimah (76) dan anak perempuannya, Siti Faricha (51) kepada H. Ja’far selaku ketua Ta’mir Masjid dan kepala dusun waktu itu.

“Ya, kepengurusan ta’mir masjid waktu itu saya akui memang sangat bijak, bisa dipercaya, dan sangat adil. Oleh karenanya, penyerahan tanah wakaf masa itu dilakukan secara agamis atas dasar saling percaya,” ungkap seorang warga yang tak mau disebut namanya.

Menurut dia, proses penyerahan tanah wakaf disampaikan lewat musyawarah, sehingga tidak memiliki dasar hukum dan bukti kepemilikan. Masa itu masjid dikelola oleh ta’mir di antaranya H. Ja’far, KH. Asnafi Arif, dan KH. Yazid.

“Kekurangannya kami, dari pihak Ta’mir Masjid hanya memilik saksi hidup yang minim dan tanah tersebut masih belum disertifikasi,” terangnya.

Dia menambahkan, si pemberi wakaf dan warga lain tidak merasa keberatan jika lahan pembuangan sampah tersebut dijadikan sebagai ruang publik atau akses umum ketika Ta’mir Masjid mengadakan kegiatan. (as)