Polisi Sita Uang Rp 1,373 M Terkait Kasus Smelting

0
917 views
Ilustrasi
Ilustrasi

BeritaGresik.com – Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Ditreskrim Polda Jatim bergerak cepat dalam mengusut kasus dugaan penyelewengan dana retribusi PT Smelting. Uang itu ditemukan di rekening penampungan.

Penyitaan itu merupakan kelanjutan dari penggeledahan tim tindak pidanan korupsi yang dipimpin AKBP Sudamiran pada Selasa (21/6/2016), di rumah Imam Widodo (IW) di Rungkut Surabaya.

Barang bukti tersebut merupakan uang dari penyelewengan retribusi PT Smelting. Uang itu berasal dari hasil patungan sejumlah pihak yang dianggap bertanggung jawab atas penyelewengan dana milik Pemkab Gresik.

Namun, penyidik masih merahasiakan siapa saja yang ikut patungan. Total uang yang terkumpul senilai Rp 1,373 miliar, sama persis dengan yang diselewengkan dari kas daerah Pemkab Gresik.

Uang tersebut dijetahui sudah terkumpul sejak tahun 2015 untuk dikembalikan ke kas daerah sesuai dengan temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Namun, bendahara menolak ketika dikembalikan ke kasda Pemkab Gresik, dengan alasan klausul dana tersebut tidak bisa diterima dalam tata kelola anggaran pemkab. Sehingga, pengembalian tidak bisa dilakukan.

Dana itu kemudian disimpan di rekening penampungan. IW mendapat tugas menyimpan uang itu kemaren siang. Duit Rp 1,373 miliar dengan pecahan seratus ribuan itu langsung disita penyidik dan dijadikan barang bukti.

Kini uang tersebut disimpan di rekening penampungan Polda Jatim.

Seperti diberitakan, Polda Jatim telah menetapkan tiga tersanka dalam kasus dugaan penyelewengan dana retribusi PT Smelting, yaitu mantan Sekkab Gresik Husnul Khuluq, mantan petinggi PT Smelting Saiful Bahri dan Dukut. (wan)