Budak Sabu Asal Ngawi Dituntut Tujuh Tahun Penjara

Terdakwa kasus narkotika jenis sabu usai menjalani sidang dakwaan di PN Gresik. (Foto: BG/Nul)

BeritaGresik.com – Supriyadi, terdakwa kasus sabu sabu asal Ngompro, Kecamatan Pangkur, Kabupayen Ngawi, harus banyak-banyak berdoa agar majelis hakim menerima pembelaan pada sidang pekan depan. Pasalnya, dalam sidang Kamis sore tadi (24/01/2019), di Pengadilan Negeri Gresik, terdakwa di tuntut tujuh tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

JPU, Lila Yurifa Prihasti, menganggap bahwa terdakwa telah melanggar pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika karena menyimpan narkoba jenis sabu. Menurutnya, tuntutan itu sudah sesuai dengan perbuatan terdakwa.

Dalam berkas tuntutannya, Lila menyebut bahwa terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba. Selain dituntut hukuman, lelaki 24 tahun itu juga diminta membayar denda Rp800 juta. Jika tidak sanggup dibayar, diganti kurungan empat bulan.

Namun, Lila menilai selama ini terdakwa telah kooperatif dan sopan dalam persidangan. Kemudian, berterus terang mengakui kesalahannya. Selain itu, terdakwa juga belum pernah dihukum.

Majelis Hakim Agung Ciptoadi yang memimpin sidang memberikan waktu kepada terdakwa untuk menyampaikan pembelaan. Agung mengetuk palu tanda selesainya persidangan.

“Besok kami tulis pembelaanmu dan bacakan waktu persidangan,” kata Agung.

Terdakwa keluar ruang sidang dengan kawalan petugas. Diketahui, terdakwa menjadi pesakitan setelah tertangkap polisi karena membawa narkoba jenis sabu dengan barang bukti 0.036 gram, serta beberapa alat untuk nyabu. (nul)

  
No Response