Jual Miras, Begini Cara Warkop di Manyar Kelabui Petugas

0
2,445 views

BeritaGresik.com – Dua orang penjaga warung kopi (warkop) diamankan Polsek Manyarn Gresik, karena ketahuan menyimpan minuman keras (miras) saat dirazia petugas, Jumat (18/11/2016).

Kedua penjaga warung yang diamankan itu di antaranya Ari Anggraeni (27), warga Kedungjaya, Benowo, Surabaya dan Sofi (17), warga asal Desa Semelo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Jombang.

Waktu itu, sejumlah warung dirazia satu per satu oleh anggota Polsek Manyar. Ketika di sebuah warung di kawasan Desa Roomo dan Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, ditemukan botol air mineral yang di dalamnya berisi miras.

Modus itu dialakukan pemilik warung untuk mengelabui petugas. Mereka menempatkan botol air meneral berisi miras dengan air meneral asli. Miras itu hampir saja lolos dari razia petugas.

Kapolsek Manyar AKP Frihamdeni menjelaskan, pihaknya menggelar razia karena ada informasi dari masyarakat setempat yang melaporkan terkait adanya warung kopi menjual miras.

Saat dilakukan razia, polisi tidak melihat ada botol miras. Ternyata, si penjaga warung kopi sudah memindahkan isi botol miras ke botol air meneral, lalu ditata dengan botol air meneral asli.

“Untungnya anggota jeli, sehingga ketika melihat botol air mineral tanpa label plastik, anggota mengambilnya. Ternyata setelah diperiksa, botol tersebut berisi miras,” kata Kapolsek Manyar.

Saat ditanya, penjaga warung berkilah dan mengaku jika miras tersebut titipan dari sopir-sopir truk. “Barang titipan Pak. Yang beli juga para sopir sendiri. Biasanya dicampur dengan kopi,” kata Ari.

Kedua penjaga warung itu akhirnya dikenakan hukuman tindak pidana ringan (Tipiring), karena ketahuan menyimpan dan menjual miras. (zr)