Oknum Pendeta Cabul Telah Dinonaktifkan

0
666 views

BeritaGresik.com – Kasus dugaan pencabulan oleh salah satu pendeta gereja berinisial DM (53) yang membuat anak di bawah umur CV (15) melahirkan bayi laki-laki sudah diterima Majelis Daerah Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jabodetabek. Namun, pihak GPPS belum bisa memastikan kebenarannya.

Apalagi sejauh ini belum ada penjelasan dari pendeta yang bermasalah karena baru mengetahui kasus tersebut melalui pemberitaan di media massa. Untuk meredam gejolak, Majelis Daerah GPPS Jabodetabek telah menonaktifkan DM sebagai pendeta.

Menurut Ketua Majelis Daerah GPPS Jabodetabek, Pdt Djuli Ardianto, pihaknya telah menonaktifkan DM sebagai pendeta di GPPS Filadelfia yang beralamat di Jalan Ampera, Kelurahan Durenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Kami telah membuat keputusan untuk menonaktifkan Pendeta DM sampai ada ketetapan hukum tetap,” ujar Ketua Majelis Daerah GPPS Jabodetabek, Pdt Djuli Ardianto, sperti dilansir okezone.com, Kamis (17/9).

Dia mengatakan, keputusan menonaktifkan DM sebagai Pendeta GPPS Filadelfia telah sampaikan kepada pengurus gereja setempat dan telah ditandatangani pada Rabu 16 September 2015.

Terkait kebenaran kasusnya, kata Djuli, sampai saat ini belum mendengar secara langsung keterangan dari DM terkait dugaan tindak asusila tersebut. Sehingga tetap akan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Kita belum mengetahui secara langsung dari Pendeta DM. Kita berupaya menggali informasi nanti dari yang bersangkutan,” ujarnya.

Seperti diketahui, kasus asusila yang dilakukan DM terhadap CV telah dilaporkan ke Mapolda Metro Jaya pada 7 Agustus 2015 dengan Nomor LP/3092/VIII/2015/PMJ/Dit Reskrimum dengan pelapor ibu kandung CV.

Selanjutnya, keluarga CV melaporkan perbuatan asusila yang dilakukan DM kepada Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, per tanggal 9 September 2015.

Namun, hingga saat ini kasus tersebut belum ditangani pihak kepolisian hingga KPAID Kota Bekasi membuat surat kepada Kapolda agar kasus tersebut segera diusut dan pelakunya ditangkap. [as]