Kejari Gresik Tahan 3 Tersangka Korupsi Bansos Sapi

0
770 views
Ilustrasi sapi
Ilustrasi sapi

BeritaGresik.com – Kejaksaan Negeri (Kejari Gresik) menahan tiga tersangka dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) pembelian 35 sapi untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Jumat (18/3/2016).

Penahanan ini dilakukan setelah tim tindak pidana khusus (Pidsus) menyatakan, bahwa ketiganya dinilai bertangungug jawab atas raibnya 35 sapi bantuan dari dana APBN senilai Rp350 juta.

Ketiga tersangka yakni, H.Markamat (55), Kasbari (67) dan Gatot Sudiro (45) diperiksa di ruangan Pidsus mulai pukul 13.00 samapi pukul 15.00 WIB. Tim penyidik Kejari Gresik memeriksa ketiganya secara bersamaan. Selesai di periksa, ketiga tersangka lalu dilakukan penahanan.

Tanpak kesedihan pada raut muka ketiga tersangka ketika penyidik akan melakukan penahanan. Tidak hanya itu, anak tersangka Kasbari terlihat menangis menyaksikan ayahnya di kirim ke Lapas Banjarsari.

Kasie intel Kejari Gresik Luthcas Rohman mengatakan, ketiga tersangka diduga telah menyelewengkan dana bansos pembelian srbanyak 35 ekor sapi untuk Gapoktan Desa Sumput, Driyorejo.

“Ada beberapa pertimbangan kita melakukan penahanan kepada ketiga tersangka. Di antaranya, agar tersangka tidak melarikan diri dan tidak menghilangkan barang bukti,” tegasnya.

Masih menurut Luthcas, dalam dugaan tindak pidana korupsi ini tim penyidik akan terus melakukan pengembangan karena masih dalam penyidikan.

“Terkait masalah total kerugian negara kami masih belum bisa menghitung. Karena kami belum mendatangkan BPKP untuk melakukan audit kerugian negara yang ditimbulkan.

Sementara itu, kuasa hukum dari ketiga tersangka Adi Sutrisno mengatakan, klienya dalam perkara ini adalah hanya meramut sapi-sapi batuan tersebut. Akan tetapi, sebagian sapi bantuan itu memang mereka jual.

Tersangka H.Markamat menjual sapi 12 ekor mati 4 ekor. Sedangkan tersangka Kasbari menjual semua 7 ekor dan tersangka Gatot Sudiro menjual 12 ekor.(wan)