Berkas P21, Mantan Sekda Gresik Segera Diadili

0
2,198 views
Kasus dugaan korupsi retribusi PT Smelting segera disidangkan setelah berkas dinyatakan P21. (Foto: BG/Amn)
Kasus dugaan korupsi retribusi PT Smelting segera disidangkan setelah berkas dinyatakan P21. (Foto: BG/Amn)

BeritaGresik.com – Berkas perkara kasus dugaan korupsi retribusi sewa perairan laut antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan PT Smelting yang ditangani penyidik Polda Jatim dinyatakan sudah sempurna (P21).

Kasus retribusi Smelting ini menyeret mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Gresik Husnul Khuluq dan dua orang bekas pejabat PT Smelting, yaitu Syaiful Bachri dan Dukut Imam Widodo.

Kepala Humas Polda Jatim, Kombes Pol RP Argo Yuwono mengatakan, ketiga tersangka diserahkan ke jaksa penuntut setelah berkas perkaranya dinyatakan sempurna (P21) beberapa waktu lalu.

“Barang buktinya juga dilimpahkan,” kata Argo seperti dikutip VIVA, Senin (14/11/2016).

Penyidik Polda Jatim menyerahkan tiga tersangka dalam kasus ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) setempat pada Senin, 14 November 2016. Dengan demikian, perkara segera disidang di pengadilan.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim Romy Arizyanto mengatakan, ketiga tersangka akan diserahkan dari Kejati ke Kejari Gresik untuk membawa perkara tersebut ke Pengadilan Tipikor Surabaya.

Kasus Smelting berawal dari perjanjian sewa perairan laut antara Pemkab Gresik dengan PT Smelting pada tahun 2006 silam. Waktu itu, posidi Sekda Gresik dijabat oleh Husnul Khuluq.

Ketika kesepakatan dicapai, PT Smelting menyetor uang dua kali ke Pemkab Gresik sebesar Rp1,376 miliar dan Rp2 miliar. Uang dikirim melalui rekening Husnul Khuluq selaku Sekda Gresik.

Husnul Khuluq menerbitkan cek senilai Rp1,376 miliar dan mengembalikannya ke pihak PT Smelting melalui Syaiful Bachri dan diterima oleh Dukut Imam Widodo. Saat itu, diduga terjadi penyelewengan uang tersebut. (viva/as)