Polisi Bantah Kabar Tertangkapnya Pencuri Emas di Sembayat

0
983 views
Toko emas Sederhana disatroni maling. (Foto: BG Wan)
Toko emas Sederhana disatroni maling. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Sempat beredar kabar bahwa Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik telah berhasil mengamankan dua pencuri emas seberat 3 kilogram dan uang tunai senilai Rp 80 juta di toko emas Pasar Sembayat, Gresik.

Namun, kabar itu langsung ditanggapi oleh Kasatreskrim Polres Gresik AKP Heru Dwi Purnomo. Ia membantah, bila jajarannya telah berhasil menangkap dua pelaku pencurian di toko emas Sederhana milik H Khasin, Minggu (10/4) lalu.

“Yang benar adalah, kemarin jajaran kami itu mengamankan dua orang jambret yang beraksi di Kecamatan Cerme, bukan pelaku pencurian emas di Pasar Sembayat itu,” ungkap Heru kepada BeritaGresik.Com, Kamis (14/4/2016).

Heru menjelaskan, timnya saat ini judtru sedang berada di lapangan untuk mencari tambahan data sebagai petunjuk guna mengungkap kawanan pelaku pembobolan, yang ditengarai berjumlah empat orang.

Bekerjasama dengan Polsek Manyar, Satreskrim Polres Gresik membentuk tiga tim untuk melakukan pencarian data di lapangan.

“Justru saat ini tim sedang kami sebar di lapangan untuk melakukan pendalaman, dengan dibantu jajaran Polsek Manyar. Kami sudah mengonfimasi delapan saksi, namun sampai saat ini belum ada petunjuk jelas yang mengerucut ke sosok pelaku,” jelasnya.

Ia pun mengungkapkan, pihaknya sedikit kesulitan dalam mencari data-data pelaku pembobolan, lantaran penuturan dari delapan saksi yang sudah diperiksa memberikan penuturan berbeda-beda akan ciri-ciri pelaku.

Selain itu, polisi kesulitan identifikasi pelsku karena di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak terdapat Closed Circuit Television (CCTV).

“Kami coba dalami rekaman CCTV yang ada di beberapa toko lain, karena di lokasi kejadian tidak terpasang CCTV. Tapi kami optimis mampu menangkap kawanan pelaku dalam waktu dekat, meski minim alat penunjang,” beber Heru.

Untuk lebih memudahkan penyelidikan dan proses investigasi di lapangan, jajaran Satreskrim Polres Gresik juga sudah meminta pelimpahan berkas perkara dari Polsek Manyar. Rencana itu bakal dilaksanakan hari ini (14/4/2016).

“Mungkin sore nanti, pelimpahan berkas perkara dari Polsek Manyar akan dilakukan. Saat ini kami juga terus menunggu. Sebenarnya pelimpahan berkas itu kemarin, tapi batal terlaksana karena di Polres sedang ada agenda sertijab Wakapolres baru,” pungkasnya.

Pada sertijab Rabu (13/4/2016) kemarin, Wakapolres Gresik Kompol Indra Mardiana digantikan Kompol Muhammad Nurhidayat, yang sebelumnya menjabat Wakapolres Jombang. Selanjutnya, Indra menjabat sebagai Wakapolres Sidoarjo.

Sementara pemilik toko emas sederhana H Khasin (50) belum bisa dikonfirmasi lebih lanjut terkait kasus itu. Khasin masih shok meratapi emas miliknya yang raib, yang ditaksir mencapai Rp1,65 miliar, plus uang tunai sebesar Rp80 juta. (wan)