Divonis 18 Bulan, Bos Pupuk Oplosan Tak Ditahan

0
763 views
Arifin, bos pupuk oplosan saat menjalani sidang di PN Gresik, Senin (11/1/2016). (Foto: BG/Wan)
Arifin, bos pupuk oplosan saat menjalani sidang di PN Gresik, Senin (11/1/2016). (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik menjatuhkan vonis hukuman satu tahun enam bulan kepada Arifin, bos pupuk oplosan.

Selain putusannya hanya sebagian dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), terdakwa asal Desa Golokan, Kecamatan Sidayu itu juga tidak dijebloskan ke tahanan.

Putusan itu mengundang sebuah tanda tanya di mata masyarakat. Pemerhati peduli anti korupsi Gresik, Hasannudin (39) menilai, rasa keadilan masih menunjukkan adanya kesenjangan dalam penindakan hukum di Kabupaten Gresik, Selasa (12/1/2016).

Dalam amar putusan majelis hakim tidak disrbutkan perintah penahanan terhadap pria 43 tahun itu. Putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Supriyanto menyebutkan, terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 60 ayat 1 huruf F junto Pasal 37 ayat 1 UU 12/1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman.

“Menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara,” kata Supriyanto yang juga Wakil Ketua PN Gresik ini, Gresik, Jawa Timur, Senin (11/1/2016), kemaren.

Terdakwa Arifin adalah pemilik CV Dua Putra di Jalan Raya Golokan, Desa Golokan, Kecamatan Sidayu. Sebelumnya JPU, Aries Fajar Julianto menuntut terdakwa dengan hukuman 3 tahun penjara.

Menaggapi putusan tersebut, baik dari pihak terdakwa maupun JPU memutuskan untuk pikir-pikir dengan putusan tersebut.

“Kita belum bisa menerima putusan tersebut, karena jauh dari tuntutan kami di awal, yakni 3 tahun penjara,” tutur Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aries Fajar Julianto ditemui usai persidangan. (wan)