Polres Gresik Gagalkan Pengiriman 16 Burung Dilindungi

0
1,336 views
Foto: BG/Wan
Foto: BG/Wan

BeritaGresik.com – Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Gresik mengamankan 16 burung yang dilindungi dan masuk dalam konservasi sumber daya alam hayati.

Kapolres Gresik AKBP Ady Wibowo mengatakan, Satpolair mengamankan burung tersebut dari dua orang tersangka, yakni Rully Aditya (27), warga Temanggung, Jawa Tengah yang juga juru mudi KM Muli Anim, dan Riau Fandang Hasiholan Silalahi (23), warga Cilacap, Jawa Tengah sebagai koki KM Muli Anim.

“Kronologis penyitaan ini berawal pada 7 Desember 2015 di dekat Pelabuhan Maspion Gresik. Anggota mencurigai KM Muli Anim yang bermuatan cargo saat sedang berpatroli. Setelah diperiksa kapal yang dari Merauke itu juga membawa 16 burung yang dilindungi tanpa ada surat-suratnya,” katanya kepada wartawan, Jumat (11/12/2015).

Foto: BG/Wan
Foto: BG/Wan

Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut AKBP Ady Wibowo, anggotanya menemukan 16 burung yang disimpan di dalam kamar mandi ABK gudang palka.

“Dari 16 burung yang dilindungi diantaranya 5 burung kasuari, 2 burung kakak tua putih, 8 burung nuri, dan 1 burung bayan,” ujarnya.

Rully Aditya Pamungkas mengatakan, dirinya tidak tahu burung yang dibawa termasuk yang dilindungi pemerintah. “Saya tidak tahu kalau dilindungi, sebab saya saya cuma dititipi oleh pembeli dengan harga kisaran Rp 1,5 hingga Rp 2,5 juta.

AKBP Ady Wibowo menjelaskan, saat ini dua tersangka sudah diamankan di Mako Satpolair Polres Gresik.

Foto: BG/Wan
Foto: BG/Wan

Atas perbuatannya itu, kedua tersangka dijerat dengan pasal 40 ayat 2 undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam tentang menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki dengan ancaman 5 tahun penjara, atau denda Rp 100 juta.(wan)