Toko Emas di Pasar Sembayat Disatroni Maling, 3,5 Kg Emas Raib

0
1,363 views
Petugas saat melakukan olah TKP di toko emas Sederhana yang disatroni maling. (Foto: BG/Wan)
Petugas saat melakukan olah TKP di toko emas Sederhana yang disatroni maling. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Toko Emas Sederhana yang ada di Pasar Sembayat, Gresik, disatroni kawanan maling. Akibat aksi pencurian itu, sekitar 3,5 kilogram emas dan uang tunai Rp 80 juta yang tersimpan di berankas toko raib.

Toko yang berada di Pasar Sembayat itu diketahui milik H Khasin (50), warga Bungah, Kecamatan Bungah, Gresik. Aksi pembobolan itu dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB. Pelaku diperkirakan lebih tiga orang, satu di antaranya wanita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelaku masuk ke toko emas dengan cara merusak gembok pintu rolling door. Selanjutnya, para pelaku masuk ke toko dan membuka berankas yang berisi perhiasan dan uang sebesar Rp 80 juta.

Pelaku diduga membuka berankas dengan cara mengelas kunci berankas. Kemudian, pelaku dengan leluasa mengambil perhiasan di dalam brankas yang terdiri dari gelang, kalung, cincin dan benggel seberat 3,5 kilogram.

Bila harga emas Rp 550 ribu per gram, maka perhiasan yang digondol kawanan harganya sekitar Rp1,65 miliar. “Kira-kira emas yang dibawa pelaku 3,5 kilogram nilainya sekitar Rp1,65 miliar,” ujar H Khasin, pemilik toko, kemarin.

Sontak kejadihan tersebut membuat geger pengunjung pasar yang saat itu melihat kejadihan tersebut. Pasalnya, barang yang ada di dalam toko ludes digondol kawanan perampok, meski toko masih dalam keadaan sedang terkunci.

Aksi pembobolan itu baru diketahui Muhyiddin (35), pegawai Toko Emas, setelah sekitar pukul 06.30 WIB hendak membuka pintu rolling door. Muhyiddin kaget, karena gembok yang dipegang berbeda dengan gembok biasanya.

“Karena tidak bisa dan gemboknya baru, maka Muhyiddin telepon saya. Saya datang ke toko dan saya minta untuk dibongkar,” ungkap H Khasin.

Saat masuk, ternyata di dalam toko acak-acakan. Berankas tidak lagi di tempatnya dan sudah terbuka. Betapa kagetnya Khasin, ternyata perhiasan dan uang tunai yang disimpan sudah raib semua. Dia minta melapor ke Polsek Manyar.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Heru Dwi Purnomo yang dikonfirmasi mengatakan, bila kejadian pembobolan toko emas dilakukan antara pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Sebab, kondisi pasar ramai hingga malam hari.

“Jadi kalau melihat hasil olah TKP dan pemeriksaan para saksi, kemungkinan kondisi pasar yang sepi terjadi pada sore hari. Setelah itu kondisi pasar cukup ramai,” kata AKP Heru.

Berdasar pengakuan pemilik perhiasan yang digondol kawanan berkisar antara 3,5 kilogram. Sebab, barang-barang perhiasan itu dihitung sekitar lebaran tahun lalu berjumlah 4 kilogram. Perhiasan tersisa sekitar 1 kilogram.

Heru optimis bakal mampu mengungkap komplotan yang diduga merupakan spesialis pembobol toko emas atau berankas itu. Sebab, hasil olah TKP tim penyidik menemukan sejumlah alat yang digunakan membobol toko emas.

Barang bukti tersebut berupa korek api bergambar Alfamart, tabung elpiji 3 kilogram yang dipakai untuk ngelas, besi kubut atau linggis yang dipakai untuk meembuka berankas, gembok, serta baju kaos warna cokelat.

“Sayangnya, di lokasi tidak ada CCTV. Namun, kami optimis akan mampu mengungkap dengan berbekal barang bukti yang kami dapatkan di TKP,” ucap AKP Heru.

Selain itu, tim juga sudah mengantongi sidik jari pelaku yang teridentifikasi di kotak kaca, timbangan emas dan botol air mineral yang tertinggal. Pelaku diprediksi terdiri dari empat orang yaitu satu perempuan dan tiga laki-laki.

Tak hsnya itu, di antara saksi ada yang sempat melihat orang yang melintas di depan toko emas. Dia bercirikan punya bekas luka di bawah mata. Satu lagi pelakunya berkepala botak, berkumis, kulitnya putih dan memakai kaca mata.

“Kami masih melakukan koordinasi. Semoga dalam waktu dekat kami bisa mengungkap pelaku secepatnya,” pungkas AKP Heru Dwi Purnomo. (wan)