Dua Jam Diperiksa, Ketua PAN Gresik Ditanya 16 Pertanyaan

0
188 views
Khamsun di Mapolres Gresik usai dimintai keterangan oleh penyidik sebagai korban bom molotov. (Foto: BG/Amn)

BeritaGresik.com – Ketua DPD PAN Gresik Khamsun diperiksa tim penyidik Polres Gresik terkait kasus teror bom molotov yang di lempar orang tak di kenal ke rumah Khamsun pada pertengahan Maret lalu.

Khamsun terlihat datang ke Kantor Polres Gresik didampingi oleh dua pengacaranya, yakni Ummi khalsum dan Habib, Senin (10/4/2017). Khamsun mengakui kalau mendapatkan 16 pertanyaan selama dua jam berada di ruang penyidik Polres Gresik.

Pertanyaan penyidik yakni seputar adanya teror bom molotov di kediamannya di kawasan Gresik Kota Baru (GKB) Gresik. Seperti diketahui, teror bom molotov tersebut mengakibatkan bagin garasi rumahnya dan mobil freed ikut terbakar.

Selain itu, Khamsun juga di tanya terkait akun Facebook atas nama Deviana, yang selama ini dikenal getol mengkritisi kebijakan pemerintah dan pengusa di Gresik. Terkait itu, ia mengaku sama sekali tidak tahu tentang akun Facebook atas nama Deviana Paramudya tersebut.

Memang selama ini, ada yang menduga kalau aksi teror ada hubungannya dengan akun Facebook Deviana Pramudya. “Saya sama sekali tidak tahu siapa Deviana itu,”  kata Khamsun kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di ruang penyidik.

Meskipun beberapa hari yang lalau Polres Gresik sudah mempublikasikan beberapa sketsa wajah seorang laki-laki yang diduga sebagai pelaku bom molotov di rumahnya, Khamsun juga mengaku tidak mengenal wajah yang ada dalam seketsa tersebut.

“Saya yakin polisi akan segera bisa menangkap pelaku teror tersebut, karena sudah bisa membuat sketsa wajah pelaku,” ujar Khamsun.

Umi khalsum, pengacara Khamsun mengatakan, keterangan kliennya pada penyidik merupakan tambahan data untuk melengkapi keterangan sebelumnya yang telah dimiliki oleh penyidik. (amn)