Pemerkosa Siswi SMP di Bawean Divonis 2 Tahun Penjara

0
1,588 views
DAP saat menjalani sidang pembacaan putusan kasus pemerkosaan di PN Gresik. (Foto: Istimewa)

BeritaGresik.com – Hakim tunggal PN Gresik Bayu Soho Raharjo menghukum DAP (17), warga Dusun Alas Timur Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, Gresik, dalam kasus pemerkosaan terhadap IND (16), yang juga warga Pulau Bawean.

“Menjatuhkan terhadap anak berhadapan dengan hukum yaitu DAP selama dua tahun dan tetap ditahan serta membayar biaya perkara sebanyak Rp 2.000,” kata Hakim Bayu saat membacakan putusan di PN Gresik, Kamis (8/12/2016).

DAP, anak berhadapan dengan hukum terbukti melanggar Pasal 81 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35/2014 tentang perubahan Undang-undang RI Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Juncto Pasal 1 angka 3 Undang-undang Nomor 11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak juncto Pasal 55 Ayat (1) ke (1) KUHP.

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik Hasan Efendi. Jaksa menuntut terdakwa hukuman selama 3 tahun.

Hal yang memberatkan terhadap DAP yaitu melawan terhadap hukum, membuat keresahan di masayarakat karena mengajak korban untuk minum-minuman keras sebelum dilakukan persetuhuban di rumah SH (16) yang kabur ke luar negeri.

Sedangkan hal yang meringankan yaitu sopan dalam persidangan, bersedia melakukan perubahan dalam tingkah laku sehari-hari dan menyesali perbuatannya.

Setelah itu, DAP diperbolehkan untuk berbicara dengan kuasa hukum dari pos bantuan hukum PN Gresik AL Banna Lamongan. “Kami pikir-pikir yang mulia,” kata Lina Kamila, kuasa hukum DAP.

Hal sama disampaikan JPU Hasan Efendi. Dia mengatakan pikir-pikir. “Kami pikir-pikir juga. Sebab tidak sesuai dengan tuntutan saya yang ingin menghukum DAP selama tiga tahun,” kata Hasan.

Kasus itu terjadi pada Februari 2015, saat IND akan menjemput orang tuanya di Bandara Juanda, Surabaya. Namun, ketika sampai di Pelabuhan Bawean korban diajak DAP dan teman-temannya menuju ke gubuk untuk minum-minuman keras.

Korban diancam tidak akan diantar pulang jika tidak ikut minum. IND pun akhirnya ikut minum-minuman keras. Saat kondisi mabuk, IND disetubuhi oleh DAP dan teman-temannya. (zr)