Curi Material Perusahaan, 4 Scurity Diringkus Polres Gresik

0
2,049 views
Empat security yang nekad curi material PT
Empat security yang nekad curi material PT. Leewon Industri, tempat mereka bekerja. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Bukannya menjaga lokasi pabrik dari pencurian, empat security PT. Leewon Industri di Gresik malah kompak mencuri marerial besi, karbon dan stainless milik perusahaan dimana tempat mereka bekerja.

Keempat scurity itu di antaranya, Kholil (29), asal Desa Sukolilo, Labang, Bangkalan. Lalu, Bagus (29), warga Simokerto Surabaya, Agus Kristian (27), asal Desa Bulaksari, Babat, Lamongan, serta Fery (27), warga Sendangrejo, Lamongan.

Empat komplotan ini akhirnya diringkus tim buser Satreskrim Polres Gresik, setelah aksinya diketahui. Selain mengamankan keempat tersangka, polisi juga menangkap Suki (42), warga Roomo Kalisari, Surabaya selaku penadah.

Terungkapnya aksi keempat security itu bermula saat tersangka Kholil meminjam satu unit mobil jenis pickup Dhaihatsu nopol L 9395 VG dari rekannya Suki.

Selanjutnya, Kholil bersama rekan-rekannya yang lain yakni Bagus, Agus Kristian, dan Fery memanfaatkan kendaraan pickup untuk mengambil potongan stainless seberat 500 kilogram serta besi seberat 400 kilogram.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Heru Dwi Purnomo membenarkan telah menangkap empat tersangka yang berprofesi sebagai security dan satu orang sebagai penadah barang curian.

“Semua tersangka itu tertangkap setelah ada laporan dari pihak PT Leewon Industri karena sudah kehilangan stainless dan besi sebanyak tiga kali. Selanjutnya, dilaporkan ke anggota saya,” kata AKP Heru, Rabu (8/6/2016).

Dari hasil olah TKP, polisi mencurigai empat security. Pasalnya, saat dilakukan penyelidikan anggota buser yang membuntuti mobil pelaku dan berhenti di gudang besi tua milik penadah yang bernama Suki.

Saat ini polisi dikatakan masih terus melakukan pengembangan penyidikan dengan meminta keterangan para pelaku. “Saat ini kami masih melakukan pendalaman dari keterangan keempat pelaku dan satu penadah,” tuturnya.

Salah satu tersangka mengaku dirinya melakukan pencurian ini untuk tambahan demi kebutuhan ekonomi. Namun, perbuatan mereka tidak hanya sekali saja, tertangkapnya keempat scurity ini sudah ketiga kalinya.

Atas perbuatannya itu, polisi menjeratnya dengan pasal 363 KHUP untuk keempat tersangka dengan ancaman 7 tahun penjara, serta pasal 480 KHUP. (wan)