Kasus Judi Remi Empat WNA Diduga Menguap

0
469 views
Foto: Dok. Berita Gresik
Foto: Dok. Berita Gresik

BeritaGresik.com – Perkara judi remi yang melibatkan empat warga negara China diduga telah menguap. Polisi diminta agar tidak tebang pilih dalam menangani sebuah kasus, meskipun itu melibatkan warga negara asing (WNA).

Seperti diketahui, pada Maret 2016 lalu anggota Poksek Manyar, Gresik berhasil menangkap sebantak delapan orang pelaku judi di mess PT Bina Mintra Indo Sejahtera (BMIS), tepatbya di kawasan Pelabuhan Internasional Kalimireng.

Dalam penggerebekan waktu itu, empat warga negara asing juga ikut digrebek jajaran Polsek Manyar. Keempat warga negara Cina itu di antaranya Wyidi, San Ghozhon, Wan Dekhezo, dan Yansi Yuan. Empat orang lainnya warga Indonesia.

Selain mengamankan delapan orang tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua set kartu remi dan uang tunai sebesar Rp3,245 juta. Mereka dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Namun, hingga saat ini perkara hasil penggerebekan judi di mess PT BMIS itu tidak diketahui kelanjutannya. Kondisi itu memunculkan kecurigaan sejumlah pihak terkait lambatnya penanganan kasus yang terjadi sejak bulan Maret lalu.

Koordinator LSM Forkot Gresik Al Ushudi menduga ada upaya tebang pilih dalam menangani perkara di kepolisian. Karena itu, pihaknya menyangkan bila perkara itu dituntaskan di bawah meja. Sebab, pelakunya adalah warga asing.

“Kalau memang sampai saat ini perkara penggerebekan judi warga asing tidak berlanjut, berarti ada dugaan sengaja diuapkan. Ini sudah melukai warga Gresik. Harusnya tidak tebang pilih dalam penanganan kasus,” kata Ushudi.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Manyar yang baru, yakni AKP Frihamdeni, mengaku tidak tahu saat dikonfirmasi oleh wartawan. Bahkan, dia justru menyarankan agar hal itu dikonfirmasi atau ditanya ke Humas Polres Gresik.

“Ada baiknya konfirmasi ke Bagian Humas Polres Gresik saja,” sarannya.

Namun demikian, Humas Polres Gresik
yang dikonfirmasi wartawan juga mengaku hingga kini pihaknya belum mengetahui perkembangan perkara itu. “Tidak tahu Mas, gimana itu,” ungkapnya kepada wartawan BeritaGresik.com.

Terpisah, Kapolres AKBP Ady Wibowo berjanji akan melakukan pemeriksaan terkait perkembangan kasus tersebut. “Nanti akan kami periksa,” katanya kepada wartawan secara singkat. (wan)