Pelajar asal Gresik Tepergok Curi Motor di Surabaya

0
353 views

SURABAYA, Berita Gresik.com – Seorang remaja berusia 14 tahun yang masih berstatus pelajar SMP nekat mencuri sepeda motor di pasar. Tapi apes, aksinya ketahuan korban.

Meski sempat kabur membawa motor yang dicurinya, dia tetap tertangkap. Pelajar SMP itu pun harus mendekam di dalam penjara.

Sebut saja namanya Carles, pelajar asal Perum Green Menganti Gresik. Dia tertangkap setelah mencuri sepeda motor Yamaha Mio L 6065 XQ milik Uminarsih (52), warga Perum Griya Citra Asri, Sememi, Surabaya.

Peristiwa pencurian itu terjadi di parkiran pasal Badarrejo, Sememi. Ceritanya, korban yang hendak berbelanja ke pasar lupa mencabut kunci kontak motornya. Karena terburu-buru, sepeda motor warna hitam itu ditinggal di tempat parkir dalam kondisi kunci menempel.

Melihat itu, muncul niat jahat Carles yang kebetulan sedang di lokasi. Begitu motor ditinggal oleh pemiliknya, Carles bergegas menggasaknya.

Sementara, korban yang hendak membayar belanjaannya mendadak ingat bahwa kunci motornya tertinggal. Dia pun kembali ke lokasi parkir.

“Saat korban hendak kembali, dia melihat sepeda motornya dibawa orang tidak dikenal. Korban pun langsung meminta tolong ke warga lainnya,” ujar Kepala Polsek Benowo, Kompol Sofwan, seperti dikutip Surya di Surabaya, Jumat (3/4).

Sejumlah warga pun langsung berusaha menangkap pelaku. Sementara Carles langsung menancap gas membawa motor yang dicurinya itu untuk kabur. “Warga dan anggota kami yang berada di lokasi terus berusaha mengajar pelaku. Sampai akhirnya, pelaku tertangkap ketika kabur di area perkampungan,” sambungnya.

Selanjutnya, bandit belia itu digelandang ke Polsek Benowo. Dia pun harus mendekam di dalam penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Termasuk sepeda motor yang dicurinya juga disita sebagai barang bukti dalam perkara ini.

Dalam pemeriksaan, Carles mengaku baru pertama kali mencuri sepeda motor. Saat itu dia hendak ke rumah temannya, namun mendadak berniat mencuri saat melihat kunci motor menempel. Tapi, polisi tidak percaya begitu saja. Kapolsek menyebut, petugas masih berupaya melakukan pengembangan untuk mendalami perkara ini. [Surya, ZR]