Terlibat Pungli, Kepala UPT Pasar Terancam Disanksi

0
449 views
Ilustrasi
Ilustrasi

BeritaGresik.com – Kepala UPT Pasar Kebomas, Giri dan Driyorejo, Hadi Susanto mengakui telah memungut uang Rp 20 juta dari 2 THL. Pengakuan itu diketahui dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Pemkab Gresik.

“Yang bersangkutan ketika kami mintai keterangan mengakui telah meminta uang kepada 2 THL,” kata Plt Kepala Inspektorat Pemkab Gresik, M. Nadlif kepada wartawan, Kamis (3/11/2016).

Menurut dia, pihaknya telah membuat berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap Hadi Susanto dalam kasus dugaan pungli terhadap 2 THL. Uang itu sebagai kompensasi penempatan dua THL di unit Pasar Giri, Kebomas.

Selain memuat tentang pengakuan telah melakukan pratik pungutan liar (pungli), BAP tersebut juga dikatakan berisi hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan korban terkait kasus dugaan pungli tersebut.

“BAP itu yang akan kami jadikan sebagai bahan untuk memberikan sanksi kepada yang bersangkutan,” kata kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Gresik.

BAP dari hasil pemeriksaan itu nantinya akan diserahkan kepada Bupati, Sambari Halim Radianto, untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam memberikan sanksi kepada oknum pejabat terlibat pungli.

“Karena yang bersangkutan PNS, sanksi tersebut sesuai aturan kepegawaian,” pungkasnya. (wan)