Lolos dari Kejaran Warga, Bandit Motor Diringkus Polsek Driyorejo

0
378 views
Dua pelaku pencurian motor beserta barang bukti diamankan unit Reskrim Polsek Driyorejo. (Foto: Tribrata News)
Dua orang pelaku pencurian motor beserta barang bukti diamankan unit Reskrim Polsek Driyorejo.

BeritaGresik.com – Petualangan bandit motor yang selama ini sering beraksi di wilayah Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, akhirnya berhenti di tangan jajaran unit Reskrim Polsek Driyorejo, Senin (30/5/2016).

Kedua bandit bernama Andri Suprastyo (21) dan Subandi (35), warga Warugunung, Surabaya ditangkap oleh petugas saat sedang di rumahnya. Demikian seperti dilansir laman Tribrata News.

Kedua bandit itu ternyata juga diketahui merupakan spesialis maling burung berkicau. Mereka sudah sepekan dikejar petugas karena berusaha mencuri sepeda motor di Desa Randegansari, Driyorejo, Gresik pada 24 Mei lalu.

Tetapi, aksi keduanya gagal lantaran diketahui pemilik kendaraan (korban). Karena ketahuan, kedua bandit itu melarikan diri melewati persawahan dan meninggalkan sepeda motor mio yang digunakan untuk beraksi.

Warga yang geram karena gagal menangkap pelaku, akhirnya membakar motor tersebut. Untungnya, sebelum dibakar STNK kendaraan itu diamankan warga dan diserahkan ke petugas.

Berbekal dari surat kendaraan itulah petugas Reskrim Polsek Driyorejo berhasil menangkap kedua bandit itu di rumahnya.

Selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga menyita barang bukti (bb) dua unit sepeda motor Ymaha Mio nopol L 4780 Jk yang hanya tinggal rangkanya dan Yamaha Vega nopol L 2637 BS.

Informasi yang dihimpun dari Polsek Driyorejo, peristiwa itu sering kali terjadi di wilayah Kecamatan Driyorejo, Gresik, terutama di area pemukiman dan kos-kosan. Hal ini disebabkan kurangnya kewaspadaan dari warga sendiri.

Kapolsek Driyorejo Kompol Hendy Kurniawan mengatakan, pihaknya berhasil melacak kedua tersangka melalui surat kendaraan atau STNK yang berhasil diamankan oleh warga.

“Waktu itu kedua tersangka saat mencuri motor diketahui pemiliknya dan diteriaki maling. Warga langsung keluar berusaha mengejar tapi lolos,” kata Hendy.

Kini kedua bandit itu harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Driyorejo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. “Kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” tukasnya. (mw/as)